Pasuruan (beritajatim.com) – Polres Pasuruan Kota memetakan tiga titik rawan balap liar. Aksi balap liar yang ada di Kota Pasuruan membuat warga semakin resah.
Ketiga titik ini ada di sekitar jalan Soekarno Hatta, Panglima Sudirman, dan juga di jalan Patimura.
“Selama ini kita sudah melakukan operasi mandiri dan memapping titik yang biasa dijadikan ajang balap liar,” jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Makung Ismoyo Jati, Selasa (18/7/2023).
Namun pihaknya masih saja kesulitan dalam memberantas balap liar yang terjadi di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Pemberantasan balap liar ini diibaratkan Makung seperti balon, jika satu titik ditekan titik lainnya yang akan mengembang.
Namun pihaknya tak akan menyerah dalam melakukan pemberantasan balap liar ini. Saat ini Polres Pasuruan Kota telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pasuruan untuk melakukan patroli gabungan dengan mengajak beberapa steakholder mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan TNI.
BACA JUGA:
Polres Pasuruan Kota Ungkap Kasus Pencurian Motor, 5 Diamankan 1 DPO
Tak hanya itu Makung saat ini juga melakukan tindakan siber dengan mencari tahu komunitas balap liar. Setidaknya ada sekitar lima komunitas yang sudah didatangi untuk diberikan edukasi.
“Kemarin juga sudah berdiskusi dengan Ketua DPRD Kota Pasuruan untuk mengadakan kejuaraan drag race. Sehingga nantinya para pelaku balap liar ini bisa menyalurkan hobinya di ajang kejuaraan resmi. Mulainya sekitar bulan Agustus mendatang,” lanjutnya.
Dengan digelarnya kejuaraan ini Makung berharap bisa menekan aksi balap liar yang dilakukan di Kota Pasuruan. Tak hanya itu, pastinya dengan digelarnya kejuaraan ini para pembalap lebih berhati-hati dan terjamin keselamatannya. [ada/beq]






