Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan, menerapkan rekayasa arus lalu lintas dalam rangka menyambut kedatangan jemaah haji Pamekasan, yang akan dipusatkan di Masjid Agung Asy-Syuhada’ Pamekasan, Kamis (19/6/2025).
Rekayasa lalin tersebut diterapkan di 7 (tujuh) titik berbeda di Pamekasan, meliputi Simpang 4 Pos 1 Jl Jokotole tutup total, termasuk Simpang 4 Binamarga di Jl Jokotole tutup total menuju arah barat. Simpang 3 Cemerlang di Jl Trunojoyo menuju utara juga tutup total.
Selain itu Simpang 3 Pasar Sore di Jl Dipenegoro menuju arah timur, serta Simpang 4 Pos 4 Penggadaian juga tutup total menuju arah timur Arek Lancor, Simpang 3 Goyang Lidah di Jl KH Agus Salim juga tutup total, termasuk Simpang 3 Jl Kesehatan menuju Balaikambang juga tutup total.
“Bagi para pengguna jalan yang melintas kita harapkan agar memperhatikan arahan dan petunjuk petugas di lapangan, jangan malu bertanya agar tidak tersesat, dan jangan sungkan bertanya jalur alternatif yang bisa dilewati tanpa hambatan,” kata Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto.
Berdasarkan jadwal resmi yang dikeluarkan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Pamekasan, jemaah haji Pamekasan, dijadwalkan tiba dimulai dari Kloter 27 dijadwalkan tiba di Pamekasan pada 19 Juni 2025 pukul 23.30 WIB.
Disusul Kloter 28 pukul 06.30 WIB dan Kloter 29 pukul 12.20 WIB pada 20 Juni 2025. Kloter 95 akan tiba pada 11 Juli 2025 pukul 10.50 WIB, sementara Kloter 97 pukul 21.20 WIB di hari yang sama.
Pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini, Pamekasan memberangkatkan sebanyak 1.049 jemaah, sesuai kuota yang ditetapkan oleh Kemenag RI. Mereka terbagi dalam lima kloter: 27, 28, 29, 49, dan 95.
Selain itu terdapat empat jemaah asal Pamekasan, dinyatakan meninggal dunia di Tanah Suci. Masing-masing Usman Hadji Fajari (52), warga Desa Nyalabuh Laok dari Kloter SUB 27 KBIH Nurul Hikmah; Maridah Rabbisin Asdin (85), warga Desa Tambak dari Kloter SUB 28 KBIH Assyarifain, Hasiyeh binti Habidin (85), warga Desa Palengaan Dhaja dari Kloter SUB 95 KBIH Al-Miftah, serta Moetia binti Moh Kacel (89), warga Desa Waru Barat dari Kloter SUB 27 KBIH Al-Khairat. [pin/suf]






