Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan memetakan titik rawan pemilu 2024 di wilayah setempat, dengan mengklasifikasikan pada tiga katagori berbeda.
Titik rawan tersebut tersebar di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di beberapa kecamatan berbeda di Pamekasan, hal tersebut berdasar hasil analisa dan evaluasi sesuai tingkat kerawanan.
“Klasifikasi kerawanan ini terdiri dari beberapa indikator, di antaranya lokasi TPS sulit dijangkau, baik dengan motor apalagi mobil, sehingga menyulitkan proses distribusi logistik pemilu,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasi Humas AKP Sri Sugiarto, Selasa (13/2/2024).
Baca Juga: Sempat Bermasalah, Distribusi Logistik Pemilu di Pamekasan Dipastikan Tuntas
Indikator lainnya karena lokasi TPS berada di lingkungan masyarakat yang cenderung menyelesaikan persoalan dengan tindak kekerasan. “Kondisi ini biasa terjadi karena fanatisme berlebihan, ditambah dengan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hukum,” ungkapnya.
“Bisa juga karena adanya sejarah konflik di lokasi TPS, termasuk banyaknya jumlah penduduk di satu dusun, dan ada beberapa TPS berdekatan. Kondisi ini juga sangat rawan terjadi satu hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.
Dari itu pihaknya juga memetakan TPS rawan dalam tiga katagori berbeda, yakni sangat rawan, rawan dan kurang rawan. “Terkait klasifikasi kerawanan TPS, sebanyak 15 TPS dengan katagori sangat rawan, 124 TPS rawan, dan 2.299 TPS kurang rawan,” jelasnya.
Baca Juga: Polres Pamekasan Libatkan 5.966 Personel Gabungan Amankan Pemilu 2024
“Untuk 15 TPS dengan katagori rawan tersebar di beberapa kecamatan, meliputi 5 di Batumarmar, serta masing-masing 2 TPS di Pagantenan, Palengaan, Pasean, Proppo, dan Kecamatan Waru,” sambung AKP Sri Sugiarto.
Guna mengantisipasi berbagai kemungkinan, pihaknya juga melakukan beberapa langkah pencegahan. Di antaranya sosialiasi, silahturahmi dengan tokoh agama, serta mengimbau sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut serta menjaga dan memelihara kamtibmas.
“Dengan beberapa langkah yang sudah kita lakukan, tentunya kita berharap masyarakat dapat mewujudkan harkamribmas. Sehingga pelaksanaan pemilu 2024, mulai dari tahap pungut dan hitung suara dapat berjalan aman, lancar dan kondusif,” pungkasnya. [pin/ian]






