Malang (beritajatim.com) – Polres Malang bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Jurnalis Pos Malang (JPM) menggelar turnamen bola voli memperebutkan Piala Kapolres Malang 2024.
Turnamen bergengsi yang memperebutkan total hadiah pembinaan sebesar Rp50 juta ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI.
Ketua Panitia Turnamen Bola Voli Kapolres Malang Cup 2024, Abdullah mengatakan, turnamen tersebut sebagai ajang untuk mencari bakat dan menjaring atlet bola voli berprestasi di wilayah Malang Raya.
“Pertama, turnamen bola voli Piala Kapolres Cup 2024 ini digelar untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79. Sekaligus menjaring bibit atlet berbakat yang ada di Malang Raya. Karena saat ini banyak atlet-atlet muda berprestasi asal Kota atau Kabupaten Malang dan Kota Batu yang belum terlihat,” katanya, Minggu (4/8/2024).
Abdullah menjelaskan, kompetisi ini juga untuk mewadahi bakat dan talenta masyarakat pecinta bola voli di Malang Raya dari berbagai klub maupun komunitas. Oleh karena itu, kata dia, kolaborasi jurnalis dan Polres Malang nantinya bisa kembali menghidupkan olahraga bola voli di Malang Raya.
“Kami ingin turnamen bola voli kembali diadakan di kampung-kampung seperti zaman dulu, sehingga bisa kembali menelurkan atlet-atlet baru dari kampung yang bisa membanggakan bangsa Indonesia,” harapnya.
Dia menyebut kejuaraan bola voli Piala Kapolres Malang Cup 2024 nantinya menjadi inspirasi untuk membangkitkan masyarakat kembali mencintai olah raga terutama bola voli.
“Harapan kami masyarakat desa atau kota, terutama para generasi muda baik putra maupun putri untuk membuat tim-tim baru bola voli yang berprestasi,” tandasnya.
Turnamen bola voli Kapolres Malang Cup 2024 diselenggarakan mulai Jumat (9/8/2024) sampai Minggu (11/8/2024) di Lapangan Polres Malang, Jalan Ahmad Yani Nomer 1 Kepanjen, Kabupaten Malang.
Sebanyak 40 peserta tim bola voli dari masyarakat umum dan berbagai wilayah di Malang Raya akan berebut Piala Kapolres Malang Cup 2024 dengan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp50 juta.
“Tim yang akan bertanding ada 24 tim putra dan 16 tim putri di wilayah Malang Raya. Puncak pertandingan alias final kejuaraan voli itu nanti hari Minggu,” ujar Abdullah.
Dia menambahkan kegiatan ini juga sebagai sarana pendekatan atau silaturahmi antara jurnalis, anggota kepolisian dengan masyarakat sekitar. “Yang paling utama adalah silaturahmi ini sebagai bentuk sinergitas untuk bersama-sama menciptakan wilayah kondusif dari gangguan kamtibmas di Malang Raya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang, Ipda Dicka Ermantara menambahkan, Polres Malang berkolaborasi dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Jurnalis Pos Malang (JPM) dalam penyelenggaraan urnamen bola voli Kapolres Malang Cup 2024 ini.
Selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, turnamen ini juga bertujuan mencari bibit unggul atlet bola voli di Malang Raya.

“Dalam rangka memeriahkan suasana HUT RI ke-79, kami berkolaborasi dengan insan media menggelar turnamen bola voli sekaligus berpartisipasi dalam memunculkan bibit berprestasi dalam bidang voli di Kabupaten Malang,” ucap Dicka.
Menurut Dicka, sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Malang, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana memiliki tanggung jawab dalam pengembangan cabang olahraga bola voli. Harapannya, melalui pembinaan yang benar dan berjenjang, akan lahir atlet-atlet asli Malang Raya yang bisa bersaing di kancah nasional.
Dicka menyebut, selain aspek pembinaan, kejuaraan Piala Kapolres Malang Cup 2024 juga diharapkan dapat menjadi sarana hiburan yang positif bagi masyarakat.
Dengan adanya turnamen ini, Polres Malang menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam pengembangan potensi olahraga di daerah.
Dicka menegaskan, turnamen bola voli Kapolres Malang Cup 2024 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan dan semangat kemerdekaan bersama masyarakat Malang Raya.
“Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat memberikan hiburan yang bermanfaat dan memupuk semangat persatuan di antara warga Malang,” pungkas Dicka. [yog/suf]






