Magetan (beritajatim.com)– Jajaran Polres Magetan melalui Polsek Plaosan melakukan pengamanan perayaan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) di Vihara Vimalakirti, Lingkungan Sale, Kelurahan Plaosan, Kecamatan Plaosan, Minggu (31/5/2026).
Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Satuan Samapta Polres Magetan dan Polsek Plaosan yang dipimpin langsung Kapolsek Plaosan AKP Budi Witarno. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Ibadah Waisak di Vihara Vimalakirti dipimpin Pandita Suroto dan diikuti umat Buddha dari berbagai wilayah di Kabupaten Magetan. Setelah mengikuti prosesi ibadah, para umat juga mengikuti peringatan Waisak Nasional secara virtual yang dipandu Sangha Niciren Shoshu. Kegiatan tersebut dipimpin Risho Tozawa dari Kuil Hosei-Ji DKI Jakarta melalui penyampaian Pesan Tri Suci Waisak.
Kapolsek Plaosan AKP Budi Witarno mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus untuk menjamin umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat.
Ia turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Waisak kepada umat Buddha di Magetan. Menurutnya, momentum Waisak diharapkan membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi seluruh umat.
AKP Budi juga mengapresiasi tingginya semangat toleransi yang selama ini terjaga di lingkungan sekitar vihara. Menurutnya, dukungan masyarakat dalam setiap perayaan keagamaan menjadi modal penting untuk menjaga kerukunan antarumat beragama.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.
“Masyarakat harus bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar. Pastikan kebenarannya terlebih dahulu dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya,” ujarnya.
Seluruh rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE di Vihara Vimalakirti Plaosan berlangsung aman dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi cerminan kuatnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Magetan. [fiq/aje]






