Magetan (beritajatim.com) – Polres Magetan bersama Forkopimda menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari dukungan terhadap program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai Senin (11/8/2025) hingga Sabtu (16/8/2025), di Mapolres Magetan dan seluruh Polsek jajaran.
Gerakan Pangan Murah dibuka secara resmi oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa di halaman Mapolres Magetan pada Senin pagi (11/8/2025). Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara Polri, Perum Bulog, dan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.
Adapun jadwal pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di tiap Polsek adalah sebagai berikut:
- Senin, 11 Agustus 2025: Polres Magetan, Polsek Maospati, Polsek Kawedanan
- Selasa, 12 Agustus 2025: Polsek Kartoharjo, Polsek Poncol, Polsek Takeran
- Rabu, 13 Agustus 2025: Polsek Karangrejo, Polsek Parang, Polsek Lembeyan
- Kamis, 14 Agustus 2025: Polsek Sukomoro, Polsek Plaosan, Polsek Nguntoronadi
- Jumat, 15 Agustus 2025: Polsek Barat, Polsek Ngariboyo, Polsek Bendo
- Sabtu, 16 Agustus 2025: Polsek Karas, Polsek Panekan, Polsek Magetan
Kapolres Magetan menjelaskan bahwa Polres akan menyalurkan total 44 ton beras, terdiri dari 8 ton di Mapolres Magetan dan masing-masing 2 ton di 18 Polsek jajaran. Selain beras SPHP dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), masyarakat juga bisa membeli minyak goreng, gula pasir, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau melalui sistem kupon.
“Perum Bulog bersama Polri berkomitmen menjaga ketahanan pangan nasional melalui Gerakan Pangan Murah beras SPHP, memastikan harga tetap stabil dan terjangkau, serta menjangkau masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Kapolres AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Kapolres berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang belum menentu.
Salah satu warga Desa Bandar, Sutiyem, mengaku sangat terbantu dengan adanya pangan murah ini. “Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya pangan murah ini. Harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Terima kasih kepada Polres Magetan, Bulog, dan pemerintah daerah yang telah memikirkan masyarakat kecil seperti kami,” katanya.
Program ini juga disertai pemberian bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat penerima manfaat serta bazar sembako murah yang diadakan oleh Bhayangkari, Primkopol Polres Magetan, dan instansi terkait untuk memeriahkan kegiatan.
Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, kebutuhan pokok masyarakat diharapkan tetap terpenuhi, harga pangan stabil, dan pasokan aman sehingga tidak terjadi gejolak harga di pasar yang bisa merugikan masyarakat. [fiq/beq]






