Jember (beritajatim.com) – Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya Ardi Pujo Prabowo resmi mengetuai Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, yang menaungi Persid, klub sepak bola Liga 4 dari Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Sebelumnya badan hukum yang menaungi Persid adalah Yayasan Persid Jember. Bupati Hendy Siswanto membentuk yayasan baru bernama Yayasan Wes Wayahe Jember Bangkit pada 2021, setelah Yayasan Persid Jember mengalami konflik internal.
Pergantian kekuasaan di Kabupaten Jember dari Bupati Hendy Siswanto ke Bupati Muhammad Fawait, berujung pada pergantian badan hukum yayasan yang menaungi Persid.
Bupati Fawait memastikan Ardi menjadi Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, pada saat perkenalan skuat Persid Jember untuk kompetisi Liga 4 Musim 2025-26, di Hotel Fortuna Grande, Senin (1/12/2025) malam.
“Beliau sudah kami tunjuk, tapi saya belum ngomong langsung ke beliau. Maka di momentum ini sekaligus Pemkab Jember menunjuk beliau resmi menjadi Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju,” kata Fawait.
Ardi bukan orang baru di dunia sepak bola. Mantan pemain Persedikab dan Persikota tersebut saat ini menduduki posisi Ketua Komisi C DPRD Jember 2024-2029. Dia juga pernah menjadi kandidat Ketua Asosiasi Sepak Bola Kabupaten Jember pada masa pemerintahan Bupati Hendy Siswanto.
Tak hanya berpolitik, Ardi terjun dalam pembinaan sepak bola di Jember. Dia memiliki tiga klub amatir yakni Perselo, PS Bina Bola, dan PS Tunas Muda. Dia juga sempat menjadi manajer Persid U17 dalam Piala Soeratin 2017.
Dalam sambutannya, Ardi menyampaikan, Persid adalah bagian dari perjuangan panjang sepak bola di Jember. “Hanya Gus Bupati yang berani menjanjikan kepada kami dalam program prioritas untuk membawa Persid berjaya ke depan,” katanya.
Ardi senang Persid memperoleh perhatian khusus dari Bupati Fawait. Ini membuatnya semakin bertekad membawa Persid berprestasi tinggi. “Minimal tiga besar di Jawa Timur,” katanya.
Menurut Ardi, Jember punya modal kuat untuk berprestasi. “Kita memiliki dua stadion yang luar biasa, Stadion Jember Sport Garden dan Noto Hadinegoro yang menjadi kebanggaan kita,” katanya.
Pria kelahiran Kediri, 12 Januari 1977 ini berpesan kepada jajaran pelatih dan pemain Persid untuk senantiasa bekerja keras. “Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. Pemerintah sekarang hadir untuk kalian semua. Tunjukkan prestasi kalian, tunjukkan kemampuan kalian untuk membawa Jember yang lebih baru,” katanya.
Ardi meminta pemain menunjukkan dedikasi yang kuat dan mengikuti arahan pelatih. “Sebuah pertempuran tidak akan mudah. Sebuah pertempuran di sepak bola ini menjadi hal yang prestise bagi kalian,” katanya kepada para pemain Persid.
“Jember bisa menciptakan pemain-pemain berkelas nasional, dan itu ada pada pundak kalian. Semangat itu ada pada diri kalian. Kami berharap ke depan di era Jember Baru Jember Maju ini, Persid harus menjadi yang terbaik, terutama di wilayah Jawa Timur,” kata Ardi. [wir]






