Malang (beritajatim.com) – Bakal Cawapres Ganjar Pranowo sampai saat ini masih belum diumumkan oleh PDIP dan partai pendukung lainnya. Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengungkapkan tradisi koalisi merah-hijau yang kemungkinan akan diterapkan pada Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 nanti.
“Kalau melihat tradisi dari ibu Megawati Soekarno Putri (Ketum PDIP) sejak beliau menjadi Wakil Presiden menjadi Presiden. Maju sebagai Capres dan kemudian memasangkan Calon Wakil Presidennya pak Jokowi (Joko Widodo) di dua periode semuanya dari kalangan Nahdlatul Ulama,” ujar Basarah di Ponpes Al Hikam, Kota Malang pada Jumat, (13/10/2023).
Basarah menuturkan bahwa tradisi koalisi antara PDIP dan NU berjalan sejak 1999. Dimana Megawati pernah menjadi wapres dari Presiden ke 4 RI, Abdurahman Wahid alias Gus Dur. Kemudian saat Megawati menjadi presiden ke 5 di 2001 bergandengan dengan Hamzah Haz hingga tahun 2004.
Tradisi menggandeng tokoh NU berlanjut di Pilpres 2004. Saat itu Megawati berpasangan dengan mantan Ketua Umum PBNU sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al Hikam, Kota Malang yakni Kiai Haji Hasyim Muzadi.
“Pak Jokowi di dua periode juga dari kalangan nahdliyin yaitu pak Jusuf Kalla dan Kiai Ma’ruf Amin. Dua-duanya dari Nahdlatul ulama. Jadi kalau dari tradisi itu maka kandidat Bacawapres dari kalangan Nahdlatul Ulama adalah salah satu kandidat yang menjadi pemikiran ibu Megawati Soekarno Putri,” imbuh Bazarah.
Basarah mengatakan masih ada waktu satu bulan bagi mereka untuk menentukan Bacawapres yang akan bersanding dengan Ganjar Pranowo. Dia mengakui saat ini sudah ada beberapa nama figur yang bakal jadi Bacawapres baik dari NU maupun di luar NU.
“Saya kira ada beberapa nama tokoh-tokoh Nahdlatul ulama maupun tokoh-tokoh di luar Nahdlatul Ulama yang sekarang sedang menjadi perenungan bagi ibu Megawati Soekarno Putri. Kemudian pada waktu yang tepat akan diumumkan. Masih ada satu bulan lebih waktu batas akhir pendaftaran di KPU RI,” ujar Basarah.
Soal keputusan akhir, Basarah menyebut ada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri, para ketua umum partai politik pendukung, Presiden Joko Widodo selaku kader PDIP dan Ganjar Pranowo selaku Bacapres yang akan bertarung di Pilpres 2024 mendatang.
“Bacawapes Mas Ganjar Pranowo akan diputuskan secara bersama-sama oleh ibu Megawati Soekarnoputri bersama dengan para ketua umum partai politik pendukung mas Ganjar Oranowo. Di samping itu tentu saja akan mengajak bicara pak Jokowi dalam kapasitas beliau sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” ujar Basarah. (luc/kun)
BACA JUGA: Ketemu Relawan Ganjar, Mantan Kapolda Jawa Timur: Jatim Menang Total!






