Politik Pemerintahan

Soal Tugu Silat, Bupati Jember: Kita akan Tegakkan Aturan

Bupati Hendy Siswanto (kanan) dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto akan menertibkan semua plakat atau tugu perguruan silat yang dibangun di lokasi umum untuk menjaga situasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tetap aman dan kondusif.

“Nanti kita tegakkan aturan yang ada. Anda bangun apa saja boleh kalau di tanahnya sendiri, dan (sesuai) proses perizinan yang ada. Ikuti regulasi, siapapun itu. Kalau tidak mengikuti regulasi, bikin sendiri regulasinya tapi di tanahnya sendiri. Jangan di tanah orang,” kata Hendy, Sabtu (29/5/2021).

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama menengarai salah satu faktor pemicu konflik di antara anggota perguruan silat adalah tugu prasasti yang didirikan masing-masing perguruan di tempat-tempat publik di Kabupaten Jember.

“Seakan-akan tempat publik menjadi milik salah satu organisasi. Contoh di lapangan, tanpa seizin pemerintah daerah dipasangi tugu A. Seakan-akan ini sudah dikuasai A. Padahal ini ruang publik milik masyarakat Jember yang ingin menikmati,” kata Wakil Ketua PCNU Jember Ayub Junaidi, dalam rapat dengar pendapat membahas situasi keamanan dan ketertiban di gedung DPRD Jember, Kamis (27/5/2021).

Ayub mengingatkan, tempat umum tidak boleh seakan-akan dikuasai salah satu perguruan silat. “Kalau yang dipasangi rumahnya sendiri, monggo, silakan. Kalau (tugu gapura) dipasang di tempat umum, akhirnya terjadi gesekan. Gapura ini dibongkar, dan akhirnya terjadi bentrokan. Oleh karena itu pemerintah daerah harus tegas: ini tempat publik, dilarang. Kan asal muasalnya dari situ biasanya,” katanya.

Hal ini dibenarkan Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Arif Rachman Arifin. Perusakan tugu menjadi manifestasi kebencian antaranggota perguruan silat dan polisi juga sedang menangani kasus itu. “Saking bencinya, tugunya orang (tugu perguruan silat) sampai dihancurkan. Saya tidak mengerti juga. Saya tidak tahu sampai seperti apa kebencian yang tertanam,” katanya. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar