Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Kader BMI Madura Diminta Jadi Garda Terdepan Jaga Kedaulatan NKRI

Pamekasan (beritajatim.com) – Kader Banteng Muda Indonesia (BMI) se-Madura, diminta agar selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Bendahara Umum DPP BMI, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra dalam kegiatan Sosialisasi dan Silaturrahmi Politik Kebangsaa bersama pengurus dan kader BMI Madura, di Kantor DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Sabtu (4/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, putra Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI juga membakar semangat dan komitmen jajaran pengurus dan para kader BMI agar senantiasa menjadi garda terdepan menjaga kedaulatan NKRI.

“Melalui momentum ini kami mengajak jajaran pengurus dan kader BMI di Madura, agar selalu menjadi benteng kokoh menjaga Indonesia, dari anasir-anasir jahat yang menginginkan bangsa ini terpecah belah,” kata Kaisar Kiasa Kasih Said Putra.

Hal tersebut sebagai salah satu bentuk komitmen BMI sebagai penjaga NKRI, serta selaras dengan garis politik kebangsaan PDI Perjuangan yang selalu menjadi perekat semangat kebangsaan Indonesia. “Kita harus terus menggelorakan semangat kebangsaan,” ungkapnya.

“Sebagai generasi muda bangsa, kita harus selalu menjadi pelopor untuk selalu mengkampanyekan Indonesia damai. Indonesia yang sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh pendiri bangsa ini,” sambung Kaisar, sapaan akrab Kaisar Kiasa Kasih Said Putra.

Pihaknya mengutip pidato Bung Karno yang sangat terkenal; ‘Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia’. “Kata-kata Bung Karno ini jelas menunjukkan harapan bahwa masa depan sebuah peradaban atau bangsa itu ditentukan oleh para generasi muda saat ini,” jelasnya.

Tidak hanya itu, baik buruknya sebuah bangsa juga dapat dilihat bagaimana saat ini para pemuda menjalankan peran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Pemuda begitu diandalkan karena memiliki karakteristik semangat yang berapi-api, kuat, penuh dinamika dan idealisme,” tegasnya.

“Jadi, Bung Karno hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang memiliki kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia,” sambung Kaisar.

Lebih lanjut disampaikan jika dirinya mendapat amanah besar yang dinilainya cukup berat, yakni komitmen mengibarkan panji-panji BMI ke seluruh Indonesia, khususnya di Madura. “Ini amanah, maka wajib hukumnya bagi kami untuk menjaga amanah itu,” ujarnya.

“Sebagai organisasi sayap bidang kepemudaan, kami berkomitmen untuk selalu melakukan terobosan agar organisasi ini dicintai oleh kaum milenial. Sekaligus memastikan agar BMI ini selalu dekat dengan rakyat, artinya kita akan selalu bersama rakyat,” beber Kaisar.

Dari itu, segala terobosan kegiatan yang nantinya akan dijalankan dan harus dipastikan untuk kesejahteraan rakyat. “Kedepan kita akan berkolaborasi dengan rakyat dan memastikan bahwa semua kader BMI menjadi elemen penting ditengah hidup bermasyarakat,” pungkasnya. [pin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan