Politik Pemerintahan

Imbas Virus Corona, Makam Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri Ditutup

Gresik (beritajatim.com) – Imbas virus corona atau Covid-19 yang mewabah, membuat sejumlah area publik seperti wisata religi Makam Maulana Ibrahim, dan Sunan Giri di Gresik ditutup sementara bagi para peziarah.

Semula wisata religi tersebut, masih terbuka untuk umum. Namun, menjelang sore area makam ditutup dengan adanya tulisan ‘Mohon Maaf Untuk Sementara Makam Maulana Malik Ibrahim Ditutup Sampai Ada Pengumuman dari Pemerintah’. Tulisan yang sama juga ditempel di pintu masuk Makam Sunan Giri.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) AH.Sinaga mengatakan, penutupan kedua wisata religi itu berdasarkan rapat dengan instansi terkait.

“Usai rapat ada keputusan menutup sementara bagi para peziarah sampai ada pengumuman dari pemerintah,” katanya, Selasa (17/03/2020).

Seperti diketahui, setiap hari wisata religi tersebut selalu dikunjungi hampir 10 ribu peziarah dari seluruh penjuru nusantara.

Penutupan sementara, juga berlaku pada area publik lainnya seperti rumah sakit. Sebab, Pemkab Gresik memberlakukan batasan kunjungan pasien. Diantaranya, RS Muhammadiyah Gresik, RS Fatma Medika, RS Semen Gresik, RS Petrokimia Gresik, RS Grha Husada, hingga RSUD Ibnu Sina.

Di RSUD Ibnu Sina, misalnya. Sejumlah keluarga pasien terkatung-katung di halaman parkir rumah sakit pelat merah itu. Sebab, di seluruh pintu masuk dijaga oleh petugas keamanan. Selain itu, ada pengumuman yang menempel di pintu yang tertutup itu. Kalau tidak membawa kartu pasien tidak boleh masuk.

Direktur RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati Sp.THT-KL menuturkan, batasan kunjungan itu untuk mengatisipasi penyebaran virus corona.

“Untuk tamu saja perlu mendapatkan kartu identitas agar bisa masuk ke RS tipe B itu. Kami jaga pasien dan masyarakat. Apalagi pasien itu sangat rentan terpapar virus. Siapa yang tahu kalau orang sehat masuk ke sini ternyata sudah terpapar,” tuturnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar