Mojokerto (beritajatim.com) – Berpegang pada nilai Ajinomoto Shared Value (ASV) yang berfokus pada pilar health and well being, food resources, dan global sustainability, PT Ajinomoto berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam program ASV (Ajinomoto Group Creating Shared Value) untuk mendukung pembangunan daerah terutama di bidang sosial, ekonomi dan kesehatan.
Kolaborasi tersebut tertuang dalam perjanjian MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Direktur PT Ajinomoto, Samsul Bakhri di ruang Satya Bina Karya (SBK), Pemkab Mojokerto, Selasa (10/10/2023). Selain dihadiri jajaran Direksi PT Ajinomoto, juga hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, bersama PT Ajinomoto, Pemkab Mojokerto akan mencentuskan program-program yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat secara luas, khususnya di Kabupaten Mojokerto. “Tentu kita akan bekerjasama untuk melakukan program-program yang punya kesesuaian, antara Pemda dan PT Ajinomoto itu sendiri,” ungkapnya.
Masih kata orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto, program CSR PT Ajinomoto adalah shared value. Sehingga Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini yakin bahwa value yang diusung perusahaan yang memproduksi berbagai bumbu penyedap masakan ini dilaksanakan secara maksimal di Kabupaten Mojokerto.
“Nantinya, Disperindag dan Dinas Koperasi dan UMKM akan menjadi leader untuk realisasi program ASV ini. support dan value untuk peningkatan ekonomi yang diusung Ajinomoto juga luar biasa. Pelatihan sampai bantuan (Alat) untuk masyarakat. Maka MoU berikutnya langsung dengan dinas-dinas terkait,” jelasnya.
Sebelumnya, peningkatan ekonomi melalui pelatihan dan bantuan alat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari PT Ajinomoto bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto sudah dilakukan di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
“Saat ini, masih proses menyusun program-program prioritas untuk segera diterapkan ke masyarakat. Tentu harapannya, Ajinomoto bisa membagi value dan keberadaannya di Kabupaten Mojokerto tidak hanya secara fisik, tapi juga berbagi value kepada masyarakat. Tentu ada program-program prioritas yang valuenya nanti bisa sinergi yang nanti kita kejar untuk segera diselesaikan,” katanya.
Bupati menargetkan agar jajaran OPD di Kabupaten Mojokerto untuk merealisasikan program ASV secara maksimal dengan harapan dampaknya bisa memberikan value bagi masyarakat dan sebaliknya. Tak hanya ekonomi, ASV juga akan disinergikan dengan program-program untuk mencukupi gizi anak sebagai.
“Salah satu upaya pencegahan gizi buruk maupun stunting. Misalnya, adanya mobil demo masak sayur menggunakan produk-produk dari Ajinomoto keliling demo memasak ke kampung-kampung. Sehingga masyarakat semakin teredukasi, kebetulan kita lagi fokus pengendalian hipertensi dan peningkatan konsumsi sayur,” paparnya.
Bupati dengan background dokter tersebut menyebut bahwa tingkat konsumsi sayur masyarakat di Kabupaten Mojokerto sangat kurang. Disinggung soal pencegahan stunting melalui ASV, Bupati menyebut intervensi stunting membutuhkan upaya yang lebih spesifik.
“Makan sayur itu seharusnya satu mangkok tanpa kuah tapi masyarakat kita konsumsi sayur sangat kurang. Kalau isu stunting permasalahannya gizi misalnya, tapi sebetulnya lebih luas daripada itu. Intervensinya juga sensitif dan lebih spesifik jadi luas nantinya kita sinergikan dengan program ASV ini,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur PT Ajinomoto, Samsul Bakhri mengatakan, ASV adalah bentuk kerjasama dengan Pemkab Mojokerto sebagai kontribusi nyata dari perusahaan di Kabupaten Mojokerto. Dukungan terhadap pemda meliputi solusi terkait isu sosial dan ekonomi seperti pendamping UMKM, pelatihan, bantuan alat, dan lainnya.
“Harapannya Corporate tidak hanya value terhadap nilai ekonomi bagi kemajuan perusahaan saja, tetapi juga sosial dan ekonomi di Kabupaten Mojokerto. Konsep ASV berkelanjutan berbeda dengan CSR jangka pendek. Kami ada program edukasi gizi yang menyasar masyarakat, bagaimana kami bisa berkontribusi untuk mengedukasi,” paparnya.
Sehingga alumni Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), Surabaya Teknologi ITS Fakultas Teknik Kimia ini, tujuan dari program terkait edukasi gizi tersebut agar masyarakat mengerti dan harapannya masyarakat dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. [tin/kun]
BACA JUGA: Bupati Mojokerto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov Jatim VIII/2023
![Dukung Pembangunan Daerah, PT Ajinomoto Kolaborasi dengan Pemkab Mojokerto dalam Program ASV Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Direktur PT Ajinomoto, Samsul Bakhri menandatangani perjanjian MoU di ruang SBK Pemkab Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231010-WA0023_fonKRBmk8t-1024x576.jpeg)






