Politik Pemerintahan

Dana Rp 312 M untuk 226 Desa di Jember Belum Terealisasi

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Jatim Mohammad Yasin. [Foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta kepada Pemerintah Kabupaten Jember agar segera mencairkan dana desa sebesar Rp 312 miliar untuk 226 desa. Bupati Hendy Siswanto berkomitmen mempercepat realisasinya.

“Kami akan berdiskusi dengan Pak Sekda (Sekretaris Daerah) dan teman-teman OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Bagaimana caranya, saya akan ikuti, dan kami akan laporkan kepada teman-teman DPRD supaya ini bisa segera diselesaikan. Dan kami akan kirim surat resmi, agar dana desa segera dicairkan,” kata Hendy, saat menyampaikan pidato perdana sebagai bupati dalam malam silaturahmi dengan pejabat dan tokoh masyarakat, di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat malam (26/2/2021).

Hendy mengatakan, dana desa sangat penting. “Di samping APBD masih dalam proses, kami harapkan dana desa sudah masuk. Ini akan menjadi bagian dari percepatan pembangunan ke depan,” jelasnya.

Masalah dana desa ini sempat disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Jatim Mohammad Yasin, dalam pengarahan aparatur sipil negara di Aula PB Sudirman, Kantor Pemkab Jember, Senin (22/2/2021) lalu. “Sampai hari ini yang terkendala pencairannya adalah Jember,” katanya.

Yasin menyarankan perlunya percepatan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja desa sembari menanti peraturan yang diterbitkan bupati terpilih. “Peraturan desa mengenai APBDes bisa dilakukan tanpa menunggu dok-nya APBD kabupaten. Nanti kalau APBD kabupaten di-dok, kita menyesuaikan melalui perubahan APBDes. Kalau tidak, dana desa tidak bisa cair, malah eman (sayang, red),” katanya.

Menurut Yasin, sebagai tahap awal, dana desa bisa dicairkan Rp 124 miliar. “Kalau Rp 124 miliar ini bisa landing ke masyarakat, insya Allah ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat di Jember,” katanya.

Yasin siap melakukan percepatan. “Begitu bupati terpilih dilantik, peraturan bupati diajukan, insya Allah dalam satu hari segera dikaji oleh pemerintah provinsi, lalu akan kami turunkan (dana desa direalisasikan, red). Ini komitmen kami, teman-teman provinsi, untuk membantu Jember untuk percepatan dana desa,” katanya.

Pemprov Jatim juga akan mengucurkan dana bantuan badan usaha milik desa dan dana bantuan keuangan untuk Jatim Puspa dan desa berdaya. Setiap desa yang bisa meningkatkan status menjadi desa mandiri, akan mendapat bantuan Rp 100 juta dari gubernur. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar