Kediri (beritajatim.com) – Salah satu Kelurahan di Blitar, Jawa Timur melakukan studi tiru pada Kelurahan Burengan, Kota Kediri.
Ada yang melatar belakangi Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Kediri dalam melakukan studi tiru pada Kelurahan Burengan Kota Kediri ini.
Pasalnya, Kelurahan Burengan Kota Kediri pernah berhasil menjadi juara tiga dalam Lomba Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022 lalu sehingga menjadi tujuan studi tiru Kelurahan Sutojayan, Blitar.

Baca Juga : Pemkot Mojokerto Studi Tiru Aplikasi SIE dan SP4N LAPOR Ke Pemkot Kediri
Sementara itu, dalam kunjungannya ke Kota Kediri, Kelurahan Kalipang membawa serta Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) terdiri dari PKK, RT, RW, LPMK, dan Karang Taruna Kelurahan Kalipang berkeliling ke spot-spot Kampung Keren yang ada di Kelurahan Burengan. Seperti kampung bunga, lalu kampung agrobisnis, dan bank sampah.
Lurah Burengan, Adi Sutrisno saat wawancara mengatakan Kelurahan Kalipang tertarik dengan kinerja Kelurahan Burengan dalam melayani masyarakat, terutama dalam pengelolaan kampung keren lewat Prodamas Plus yang menjadi program unggulan dari Pemkot Kediri .
“Awalnya saat saya tanya, mereka tertarik setelah melihat media sosial kami mengenai program dan inovasi yang kami lakukan seperti kampung keren. Hal ini tak lepas dari Prodamas Plus yang menjadi pendukung dari inovasi yang kami lakukan,” ungkap Adi.
Baca Juga : Pemkot Samarinda Kunjungi Kecamatan Pesantren Studi Tiru Prodamas Plus
“Selain itu, karena mereka ditahun depan akan mengikuti lomba kelurahan tingkat kabupaten. Jadi Kelurahan Burengan terpilih menjadi tempat studi tiru mereka karena kita pernah meraih prestasi ditingkat Provinsi,” terangnya.
Adi menambahkan, kinerja kelurahan dalam melayani masyarakat di bidang pemerintahan, kemasyarakatan, dan wilayah. Selain itu, pihaknya memiliki slogan Burengan REBORN (Responsif, Empati, Berdaya saing, Objektif, Ramah, Nyaman).
“Jadi kami selalu mengedepankan kualitas serta memberikan pelayanan terbaik untuk warga. Selain itu, program pemberdayaan lewat Prodamas Plus yang telah dicetuskan guna meningkatkan kapasitas masyarakat terus kita lakukan, seperti pelatihan UMKM, bimtek, sosialisasi, dan penyuluhan. Hal itulah yang ingin kita tularkan kepada Kelurahan Kalipang,” ucapnya.
Baca Juga : Kabupaten Deli Serdang Tiru Pelayanan UPTD ABK Sidoarjo
Lebih lanjut, Adi berharap kunjungan kali ini dapat bermanfaat dan menambah ilmu baru untuk LKK Kelurahan Kalipang. Selain itu menjadi motivasi untuk Kelurahan Burengan dalam mengembangkan Kampung Keren agar terus berlanjut.

“Mudah-mudahan Kelurahan Kalipang mendatang dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dari sini. Selain itu kami juga akan terus berupaya mengembangkan spot-spot Kampung Keren di Kelurahan Burengan agar memiliki manfaat untuk masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Lurah Kalipang, Muhammad Yudiansyah mengatakan kekagumannya terhadap cara pengelolaan Kelurahan Burengan dalam melayani masyarakatnya.
Baca Juga : Bupati Sudah Studi ke Bali, APBD Jember Kok Tak Anggarkan Alat Olah Sampah?
“Tadi saat paparan luar biasa sekali cara pengelolaannya, mulai dari anggaran, visi misi, dan inovasi-inovasi yang dilakukan. Tidak salah kami memilih Kelurahan Burengan sebagai tempat studi tiru kami,” kata Yudiansyah.
Yudiansyah memaparkan jika wilayahnya sebenarnya juga memiliki potensi-potensi yang bisa dijadikan kawasan sebagai kampung keren. Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan wilayah yang memiliki potensi sehingga bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga setelah belajar dan mendapat ilmu dari Kelurahan Burengan kita bisa aplikasin di wilayah kami. Yang jelas tujuan kegiatan ini adalah mensejahterakan masyarakat. Selain itu meningkatkan kerjasama kelembagaan di kelurahan,” pungkasnya. [nm/ted]






