Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Ajakan Bupati Bagi ASN di Pamekasan

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam (kiri) bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemekasan, Mohammad Tarsun di Kantor Dinsos Pamekasan, Jl Dirgahayu, Kamis (20/1/2022).

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Tamam kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan pemerintah daerah yang dipimpinnya, agar selalu bekerja keras dan bersama mewujudkan cita-cita Bhajra, Rajha tor Parjugha melalui spirit Pamekasan Hebat.

Hal tersebut disampaikan saat dirinya bersilaturrahmi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan, Kamis (20/1/2022) lalu. Di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Sosial (Dinsos) di Jl Dirgahayu, Pamekasan.

Ajakan tersebut bukan tanpa alasan, sebab para ASN memiliki tanggungjawab besar terhadap bangsa dan negara sesuai sumpah jabatan sebagai abdi negara. Terlebih seiring dengan era disrupsi yang menuntut manusia agar dapat beradaptasi, termasuk para ASN juga harus beradaptasi dengan kemajuan informasi dan teknologi.

Perubahan tersebut merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi, sehingga proses adaptasi terhadap perubahan harus terjadi. “Banyak beberapa fakta sosial yang perubahannya sangat signifikan, sebut saja belajar online, rapat virtual hingga belanja online yang sebelumnya tidak pernah kita pikirkan,” kata Bupati Badrut Tamam.

“Jadi yang mau kami sampaikan disini, kalau kerja kita tidak mau berubah, tidak mau beradaptasi dengan perubahan, maka pasti kita ditinggalkan. Maka dari itu kita ini harus kompak dan solid, karena kita ini the dream team,” ungkapnya.

Bahkan pihaknya meminta agar para ASN agar tidak merasa tinggi hati atas jabatan yang diduduki. Sebab jabatan seharusnya menjadi alat pengabdian, bukan tujuan. “Karena itu, niat kerja setiap abdi negara harus berlandaskan pengabdian kepada rakyat, bangsa dan negara,” tegasnya.

“Selama ini sering kami sampaikan bahwa tidak ada jual beli jabatan di pemerintahan, karena tindakan itu bisa menghambat pembangunan dan kemajuan. Bagi kami, bagaimana kabupaten ini maju dan mampu bersaing dengan kabupaten/kota maju lain di Indonesia,” jelasnya.

Bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam, juga sengaja mendatangi sejumlah OPD sebagai upaya menyamakan persepsi melaksanakan berbagai program yang dirancang bersama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pamekasan.

“Kami selalu berpikir bahwa memimpin organisasi dengan dua pendekatan, pertama pendekatan soliditas, kekompakan dan keterpaduan menjadi syarat mutlak kemajuan yang harus kita lakukan. Kedua, inovasi dan kecepatan,” pungkasnya. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar