Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pemuda berinisial KG (24) diduga kuat menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Ahmad Yani Surabaya dekat Bundaran Waru, Rabu (11/06/2025) dini hari kemarin.
Akibat kecelakaan itu, KG harus dirawat di rumah sakit secara intensif karena mengalami luka memar di sekujur tubuh dan pendarahan di otak.
Unggahan dugaan tabrak lari itu diungkap oleh akun instagram @evelynamadeaa. Pada unggahannya, ia menampilkan seorang laki-laki yang sedang terbaring di kasur rumah sakit. Postingan itu sudah mendapatkan ratusan komentar dan ribuan share.
Saudara KG, Irene menceritakan saat adiknya menjadi korban tabrak lari ia dihubungi oleh seseorang untuk segera datang ke Rumah Sakit (RS) Ubaya sekitar pukul 02.00 WIB.
Ia saat itu mendapat informasi bahwa adiknya tidak sadarkan diri setelah dievakuasi petugas BPBD karena kecelakaan di Jalan Raya Ahmad Yani.
“Iya betul (terjadi tabrak lari), jadi saya dapat telpon sekitar setengah 2 malam. Minta tolong bisa ke Rumah Sakit Ubaya, ternyata adik sepupu saya ini kecelakaan di daerah A.Yani,” kata Irene, Kamis (19/06/2025).
Irene menjelaskan, adiknya sempat menjalani perawatan di ruang ICU RS Ubaya. KG harus menjalani operasi besar buka tempurung akibat luka yang dialami. Korban didiagnosa dokter mengalami pendarahan di otak bagian kanan dan kiri, serta kepala bagian depan.
“Ada pendarahan di otak kanan, otak kiri, sama depan ada pendarahan tapi sedikit. Jadi harus cepet-cepet dilakukan operasi waktu itu, jadi persetujuan dan lain-lain jam 8 pagi dilakukan operasi di hari yang sama,” imbuhnya.
Selain di kepala, Irene menyebut ada 50 titik luka lebam yang dialami KG. Korban juga mendapat luka di lebam di kedua mata. Irene menyebut adiknya masih perlu tambahan bius karena kerap memberontak yang dikhawatirkan mengganggu proses pemulihan kesehatannya.
“Ini di ICU sudah mulai sadar, kemarin tanggal 12 sudah mulai sadar sudah tapi sempat ditambahkan bius tambahan karena memberontak cukup membahayakan akhirnya ditambah bius. Hari ini sudah siuman,” tegasnya.
Atas peristiwa ini, pihak keluarga sudah melapor ke polisi. Ia berharap, polisi bisa menemukan pelaku yang menabrak adiknya.
Dari informasi yang dihimpun Beritajatim.com, sejumlah saksi mengatakan kecelakaan yang dialami KG melibatkan mobil Innova Reborn warna putih. Saat di lokasi mobil itu tiba-tiba banting setir ke kiri dan menghantam korban.
Sejumlah pengendara sempat mengejar mobil Innova Reborn Putih itu. Namun, mobil itu memasuki tol dan pengendara yang mengendarai sepeda motor kehilangan jejak.
Dikonfirmasi terkait peristiwa ini, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Herdiawan Afrianto mengatakan masih menyelidiki peristiwa itu. Ia menjelaskan pihaknya masih mencari saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap dugaan tabrak lari itu.
“Kami masih menggali, mencari saksi sama cek terus CCTV karena tidak ada di sekitaran TKP, setelah TKP baru ada. Kami masih menggali untuk menemukan kendaraan (yang diduga menabrak) secara spesifik,” tegasnya. (ang/ted)






