Surabaya (beritajatim.com) – Polisi sedang mengejar anggota gangster di Surabaya yang masih berkeliaran usai video konvoi sambil membawa sajam viral, Selasa (12/12/2023). Perlu diketahui, Polsek Karangpilang baru mengamankan 7 anak yang berhadapan dengan hukum karena kepemilikan senjata tajam.
Kapolsek Karangpilang Kompol Risky Fardian Caropeboka menegaskan sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya yang terekam di video viral.
“Kita akan tindak tegas untuk semua yang terlibat, tidak ada ampun bagi kelompok yang mengatasnamakan gangster, yang membuat resah masyarakat Surabaya,” katanya, Kamis (14/12/2023).
Ia menjelaskan bahwa kondisi kota Surabaya sudah kondusif. Ia akan memberikan tindakan tegas bagi para gangster yang mulai mengganggu keamanan masyarakat Surabaya.
“Jadi, masyarakat di Surabaya ini aman-aman saja, baik-baik saja. Jangan membuat Surabaya menjadi tidak aman. Pasti saya tindak semua itu, tinggal menunggu waktu saja,” pungkasnya.
Sebelumnya, Polisi memastikan gangster yang viral masuk Surabaya dari Driyorejo adalah kelompok All Star KBD (Kota Baru Driyorejo). Mereka dengan sengaja masuk Surabaya dan mencari musuh di Kebraon.
Kapolsek Karang Pilang Kompol Risky Fardian Caropeboka mengatakan saat ini pihaknya telah mengamankan 7 orang yang terekam video membawa senjata tajam pada Selasa (12/12/2023) malam kemarin. Mereka adalah AD (19), MAA (19), MNH (17), RRJ (17), MS (16), DA (17) dan YVG (17). Mereka seluruhnya berada dari Driyorejo.
“7 remaja dalam video yang meresahkan warga Surabaya sudah kami amankan, Rabu (13/12/2023) kemarin. Kami jemput di rumahnya masing-masing,” kata Risky Fardian, Kamis (14/12/2023). (ang/kun)






