Surabaya (beritajatim.com) – Pelayanan rawat jalan di Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo kembali beroperasi mulai Senin (18/5/2026). Pembukaan fasilitas ini dilakukan tiga hari usai insiden kebakaran.
Manajemen rumah sakit memastikan poli jantung sudah aman dikunjungi masyarakat. Layanan ini difokuskan pada lantai dasar hingga lantai tiga gedung PPJT dengan jam operasional normal.
“Pelayanan Poliklinik di Gedung PPJT tetap diselenggarakan, khusus di lantai dasar hingga lantai tiga mulai pukul 07.00 sampai 15.00 WIB,” ujar Kepala Instalasi Hukum, Humas, dan Pemasaran RSUD Dr Soetomo, Martha Kurnia Kusumawardani, Minggu (17/5/2026) malam.
Meski rawat jalan kembali normal, penanganan gawat darurat dan tindakan medis berat belum dilakukan di gedung yang sama. Operasional darurat sementara dipindahkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Layanan darurat seperti Chest Pain Unit dan operasi bedah jantung sementara waktu kami alihkan ke IGD dan Gedung Bedah Pusat untuk memastikan keselamatan pasien,” kata Martha.
Tindakan kateterisasi jantung atau Cathlab juga dialihkan menuju fasilitas di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT). Seluruh pasien rawat inap dan kritis juga telah dievakuasi ke ruangan aman.
“Pasien rawat inap sudah dipindahkan ke ruang low care buffer, sedangkan yang membutuhkan perawatan kritis kami rawat di ICU GBPT serta ICU Isolasi,” jelas Martha.
Langkah cepat pemindahan lokasi medis ini dilakukan demi menjaga standar pengobatan. Pihak rumah sakit terus memantau pemulihan fungsi gedung secara menyeluruh pasca insiden.
Seperti diketahui, kebakaran melahap ruang farmasi lantai lima di Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo pada Jumat (15/5/2026) lalu. Akibatnya, pelayanan di gedung tersebut harus dihentikan. [ipl/but]






