Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Remaja (PMR) di kabupaten Pamekasan, diminta agar dapat senantiasa mengamalkan sekaligus mengembangkan nilai Tri Bhakti PMR dalam kehidupan nyata.
Hal tersebut disampaikan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, Sigit Priyono melalui Sekretaris PMI Pamekasan, Herul Saleh bersamaan dengan momentum Hari Jadi ke-73 PMR.
“Bersamaan dengan momentum ini, kami ingin menyampaikan selamat Hari Jadi ke-73 bagi PMR, khusnsnya di kabupaten Pamekasan,” kata Herul Saleh, disela kegiatan perayaan PMR di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pamekasan, Rabu (1/3/2023).
Dalam kesempatan tersebut, personil PMR juga diajak agar senantiasa dapat mengamalkan dan mengembangkan Tri Bhakti PMR. “Tri Bhakti ini harus dikembangkan, mulai dari meningkatkan keterampilan hidup sehat, berkarya dan berbakti di masyarakat, serta mempererat persahabatan nasional dan internasional,” ajaknya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pmi-pamekasan”]
Pihaknya menyampaikan peringatan Hari Jadi ke-73 PMR Tahun 2023, secara umum diserahkan kepada unit sekolah sesua8 dengan kemampuan dan keahlian masing-masing. “Dalam hal ini, kami sudah menyerahkan segala bentuk kegiatan ke sekolah masing-masing. Baik tingkat mula, madya maupun wira,” ungkapnya.
Hanya saja pihaknya juga berpesan agar setiap kegiatan yang digarap agar dikolaborasikan dengan unit lain di tiap sekolah. “Secara pembinaan terstruktur, juga ada fasilitator sesuai dengan bidang yang bertugas membina para personil PMR,” imbuhnya.
“Dengan begitu, para personil PMR nantinya mendapat pembinaan dari tiap fasilitator sesuai dengan jenjang. Sehingga kami juga sangat berharap respon positif dari stakeholder terkait, agar ikut serta memberikan support pembinaan anggota,” jelasnya.
Untuk diketahui, PMR Indonesia secara resmi didirikan melalui Kongres ke-4 PMI, pada 1 Maret 1950. Inisiator sekaligus pendiri PMR, yaitu Paramita Abdurrahman dan Siti Dasimah. Sehingga setiap 1 Maret, diperingati sebagai Hari Palang Merah Remaja Indonesia. [pin/but]






