Jember (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember mengerahkan dua unit kendaraan taktis segala medan Hagglund dan mendistribusikan 58.800 liter air bersih untuk menangani dampak bencana erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang.
Hagglund sudah berada di Lumajang sejak Senin (6/12/2021) dan dikerahkan ke Dusun Curah Kobokan dan Supitarang yang mengalami kerusakan parah. Kendaraan taktis ini berfungsi mendukung tim SAR gabungan yang mencari korban awan panas guguran Gunung Semeru.
“Kami juga menyiapkan kendaraan rescue dan ambulans. Masing-masing ada tiga petugas baik di kendaraan rescue dan ambulans,” kata Andris Rufianto, Koordinator Posko Lapangan PMI Jember, sebagaimana dilansir Humas PMI Jember, Senin (13/12/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”gunung-semeru”]
Selain itu, PMI Jember mengerahkan 11 unit truk tanki air bersih yang beroperasi setiap hari ke sejumlah sumber mata air dan mendsiribusikan 58.800 liter air bersih hingga Minggu (12/12/2021). PMI telah menyiapkan 100 unit tandon air yang disebar ke beberapa titik, termasuk area pengungsian dan posko-posko relawan bencana di Lumajang.
“Kebutuhan air bersih ini kita sesuaikan, hadi tidak ada batasan, jika masyarakat korban bencana membutuhkan, kita langsung distribusikan,” kata Koordinator Air dan Sanitasi PMI di TDB APG Semeru, Mirtha.
Penggunaan air bersih mencapai 975 ribu liter perhari. “Dalam sehari per kepala membutuhkan 15 liter air. Menurut data jumlah warga yang mengungsi mencapai 65 ribu,” kata Mirtha. [wir/but]






