Jember (beritajatim.com) – Dua keluarga berjumlah 14 orang yang tinggal serumah di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19. Seorang di antaranya meninggal dunia.
Alfi Yudisianto, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jember mengatakan, semula ada salah satu anggota keluarga yang mengeluhkan gejala Covid. “Kok beberapa anggota keluarga keluhannya mirip. Akhirnya mereka berinisiatif memeriksakan diri ke puskesmas. Jadi ada kesadaran,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, salah satu anggota keluarga itu terkonfirmasi positif. Akhirnya seluruh penghuni rumah diperiksa. “Banyak yang positif, dan ada yang dirujuk ke rumah sakit. Di antara yang dirujuk ternyata meninggal,” kata Alfi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19″]
Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan seribu liter cairan disinfektan di sejumlah lokasi, Rabu (30/6/2021) kemarin. Rupianto, Kepala Unit Markas PMI Jember, mengatakan, pemyemprotan dilakukan atas permintaan warga.
“Kami minta dilakukan penyemprotan pada PMI Jember karena ada warga kami yang positif terpapar Covid 19, tapi masih isolasi mandiri,” kata Nur Santi, Ketua RT 3 RW 36 Lingkungan Tegalboto Kidul, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari.
Menurut informasi PMI, penyemprotan dilakukan terhadap 40 rumah di Perumahan Jember Permai 1, 80 rumah di Jalan Jawa II dan Jalan Nias, termasuk rumah kos mahasiswa, dan 100 rumah di Jalan dr Sutomo, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. [wir/kun]






