Surabaya (beritajatim.com) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur terus berkomitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya keselamatan listrik. Melalui program Srikandi PLN, berbagai kegiatan edukasi telah digelar di sejumlah sekolah di Jawa Timur.
Salah satunya Srikandi PLN UP3 Kediri menggelar edukasi tentang bahaya listrik dan penyerahan beasiswa Cahaya Pintar di SMP Negeri 2 Gurah Kediri.
Manager ULP Kediri Kota, Muhammad Arief Friyanto menjelaskan kegiatan edukasi bagi pelajar SMP Negeri 2 Gurah Kediri ini merupakan bentuk komitmen PLN terhadap generasi muda tentang pemahaman terkait bahaya listrik dan langkah-langkah keselamatan yang harus dilakukan.
Dengan melibatkan pelajar sejak dini, PLN berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan bahaya listrik dan cara mencegah kecelakaan yang diakibatkan oleh listrik. Pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan mereka dengan menyebarluaskan pengetahuan tentang keselamatan listrik kepada keluarga dan teman-teman.
Dalam kegiatan ini, PLN UP3 Kediri bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN juga turut menyalurkan beasiswa Cahaya Pintar kepada 10 siswa-siswi dari keluarga pra-sejahtera.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru tentang bahaya listrik, tapi juga memberikan manfaat nyata melalui bantuan beasiswa kepada para siswa yang membutuhkan. Semoga mereka semakin termotivasi untuk belajar dan meraih masa depan yang cerah,” ujarnya.
Pada hari yang sama di Jombang, PLN juga menggelar sosialisasi terkait bahaya kelistrikan dan pengenalan aplikasi PLN Mobile kepada siswa-siswi SDN Ngumpul, Jogoroto.
Kepala sekolah SD Negeri Ngumpul, Hera Novitasari menyambut positif acara ini. Hera juga mengucapkan terima kasih atas atensi dari PLN kepada SDN Ngumpul.
“Anak-anak dan guru-guru sangat antusias mengikuti acara semoga hubungan baik yang terjalin selama ini dapat bermanfaat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara di Sidoarjo, Srikandi PLN UP3 Sidoarjo menggelar edukasi kesehatan gigi dan pemeriksaan gratis bagi siswa-siswi MI Roudlotul Ulum Candi. Sedangkan di Probolinggo, Srikandi menggelar simulasi tanggap darurat gempa bumi dan kebakaran bagi seluruh manajemen PLN UP2D Jawa Timur, serta pegawai dan Tenaga Alih Daya (TAD) di DCC Leces.
Kepedulian PLN terhadap pelajar tidak hanya berbatas pada edukasi keselamatan, tapi juga soal kesehatan. Di Sidoarjo, Srikandi PLN UP3 Sidoarjo dan YBM PLN UP3 Sidoarjo berupaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya kesehatan gigi. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta pelajar SD yang kurang mampu.[rea]






