Jember (beritajatim.com) – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyoroti gedung yang mangkrak selama lima tahun di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi. Gedung itu disebut ‘gedung hantu’.
Gedung yang dimaksud adalah gedung rawat jalan empat lantai yang mulai dirancang sejak 2017 pada masa kepemimpinan Bupati Faida. Proyek pembangunan itu semula dibiayai dengan dana alokasi khusus (DAK) APBN sebesar Rp 26 miliar. Namun Pemkab Jember justru mengalokasikan anggaran sendiri Rp 16 miliar dalam APBD Jember 2019.
“Kami mendesak Bupati untuk segera menuntaskan persoalan ‘gedung hantu’ yang mangkrak di RSD dr. Subandi, Patrang. Gedung yang ada di tempat strategis,” kata Hafidi, juru bicara Fraksi PKB.
“Penyelesaian ini penting demi memastikan pelayanan kesehatan yang layak dan optimal. Tidak hanya bagi masyarakat Jember, tetapi juga bagi masyarakat dari luar daerah yang turut mengakses layanan rumah sakit tersebut,” kata Hafidi.
Istilah ‘rumah hantu’ bukan sekali ini sajs dilontarkan. Sebelumnya, pada medio 2020, Wakil Ketua Panitia Angket DPRD Jember David Handoko Seto menyebut proyek itu proyek hantu. “Bisa jadi akan jadi rumah hantu, ketika dalam setahun ke depan tak bisa dimanfaatkan,’ katanya, sebagaimana dikutip Beritajatim.com, 31 Januari 2020.
Sebelumnya, dalam rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Jember 2024, DPRD Jember merekomendasikan percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur layanan publik yang belum terselesaikan, seperti: bangunan di RSUD dr. Subandi, dan pembangunan Kantor Kecamatan Jenggawah, serta bangunan mangkrak Asrama Haji yang tengah menanti legal opinion dari kejaksaan.
Bupati Muhammad Fawaid mengatakan, saat ini telah dilakukan tinjauan Detail Engineering Design (DED) atau Rancangan Teknik Terperinci oleh konsultan perencana dengan menggunakan anggaran Badan Layanan Umum Daerah.
“Selanjutnya pembangunan gedung akan diusulkan pada tahun anggaran 2026, sehingga dampak manfaat segera dirasakan oleh masyarakat,” katanya, dalam sidang paripurna Perubahan APBD Jember 2025, di gedung DPRD Jember, Senin (4/8/2025) malam. [wir]






