Gresik (beritajatim.com)- PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Gresik menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Dalam acara tersebut PKB menghadirkan 16 penguji.
“Uji kelayakan ini untuk memastikan seluruh Bacaleg yang terpilih dalam Pemilu 2024 memiliki gagasan atau ide yang tertuju kepada kepentingan rakyat. Jadi bukan hanya sekedar duduk manis saja di gedung parlemen,” kata Ketua DPC PKB Kabupaten Gresik Abdul Qodir, Minggu (26/2/2023).
Untuk memaksimalkan UKK, lanjut dia, partainya menghadirkan 16 tim penguji yang memiliki pengalaman dalam hal birokrasi, akademik maupun tokoh masyarakat. Politisi asal Wringinanom itu juga menjelaskan bahwa materi yang harus dimiliki para kader PKB nanti berkaitan dengan wawasan kebangsaan dan visi misi kepartaian.
BACA JUGA:
Keputusan Muskercab, PKB Gresik Usung Ketua DPRD Abdul Qodir di 2024
Termasuk, memahami tugas pokok dan fungsi anggota legislatif. “Yang tidak kalah penting yakni mampu memberikan problem solving atas isu yang terjadi di daerah. Sehingga, mampu memberikan kontribusi nyata saat terpilih nanti,” ungkap Abdul Qodir.
Dalam UKK tersebut, diikuti oleh 70 kader terbaik. Baik itu Bacaleg petahana maupun pendatang baru. Mereka akan bersaing memperebutkan 50 tiket sebagai calon anggota legislatif yang akan berangkat dari partai PKB pada Pemilu 2024.
BACA JUGA:
Pileg 2024, PKB Gresik Target Raup 18 Kursi
Saat ditanya target kursi PKB di pileg nanti. Dijelaskan Abdul Qodir, partainya memasang target yang cukup realistis dengan perolehan 16 kursi. Sementara saat ini PKB Gresik memiliki 13 kursi di DPRD setempat. “Hitungan tersebut berdasarkan basis massa riil PKB yang tersebar di wilayah Kabupaten Gresik. Pasalnya, PKB partainya orang Nahdlatul Ulama (NU), kami optimis target bisa tercapai dengan maksimal,” tandasnya. [dny/suf]






