Gresik (beritajatim.com) – Kendati pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 masih dua tahun lagi. Namun, dinamika politik mulai dinamis. Salah satu contohnya Partai Gerindra Gresik yang solid mengusung dr. Asluchul Alif dan pasangan Nur Saidah.
Kini giliran Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir diusung sebagai calon bupati (Cabup). Hal itu berdasarkan keputusan musyawarah kerja cabang (Muskercab) DPC PKB di Hotel Arayanna & Resort, Trawas pada 16-17 Juli 2022. Dukungan penuh terhadap Abdul Qodir untuk maju Pilkada itu datang dari seluruh pengurus maupun kader PKB se-Kabupaten Gresik.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pkb-gresik”]
Selain mengusung Abdul Qodir sebagai Cabup Gresik, DPC PKB juga solid mendukung Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.
Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Jazilul Fawaid yang hadir di Muskercab menuturkan, kehadiran dirinya memastikan partainya tetap mengutamakan kader internal untuk maju dalam kontestasi pemilu 2024, baik pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan kepala daerah (pilkada). “DPP PKB tetap mendorong para kader untuk memimpin di daerahnya,” ujarnya, Selasa (19/7/2022).
Wakil Ketua MPR RI ini menambahkan, tidak menutup kemungkinan PKB Gresik akan running mengusung calon bupati dari kader internal pada 2024. Meski demikian, ketentuan pencalonan sepenuhnya mengikuti mekanisme partai. “Sangat mungkin PKB mengusung calon bupati dari kader internal, namun tergantung perolehan kursi di legislatif,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketu PKB Gresik Abdul Qodir menyatakan bahwa dirinya selalu siap menjalankan arahan partai, terlebih berdasarkan usulan kader. “Saya siap dicalonkan sebagai Cabup Gresik. Kami akan menjalankan sepenuhnya program-program kerja sesuai hasil rekomendasi Muskercab,” ungkapnya. [dny/suf]






