Surabaya (beritajatim.com) – Organisasi Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Provinsi Jawa Timur siap memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang.
Pospera Jatim dalam konsolidasi di Warung Joglo Merah Putih Surabaya, Rabu (7/6/2023) hari ini dihadiri pengurus DPD Pospera Jatim dan DPC Pospera kabupaten/kota se-Jatim. Mereka menargetkan kemenangan maksimal di Jatim.
Sekedar diketahui, Pospera merupakan organisasi yang diinisiasi oleh kalangan aktivis 1998. Pada dua kali pilpres sebelumnya, Pospera merupakan pendukung Jokowi.
Secara khusus, konsolidasi perdana Pospera Jatim ini dihadiri langsung Ketua Umum Pospera Mustar Bona Ventura dan salah satu Presiduim Nasional Pena 98 Syah Oktavia. “Kami akan menggelar konsolidasi lanjutan hingga tingkat akar rumput,” kata Ketum Pospera, Mustar.
Mustar menyebut konsolidasi itu penting dilakukan, karena pilpres sudah di depan mata. Sehingga, dalam arahannya, Mustar pun meminta relawan yang tergabung dalam Pospera Jatim itu untuk rajin turun ke masyarakat. Pasalnya, itu dinilai cukup berguna untuk persiapan pemenangan Ganjar nantinya.
“Menemui langsung, mendatangi masyarakat, menyampaikan secara terbuka pada rakyat dan memohon untuk memenangkan Pak Ganjar dengan santun tentunya. Tanpa harus saling menyakiti. Itu pola yang paling efektif,” jelasnya.
“Bahkan, kami minta Pospera Jatim melakukan door to door ke rumah warga, adakan pertemuan dengan warga untuk mengajak warga memilih Pak Ganjar di Pilpres. Kami juga bekali kader untuk menjelaskan kenapa memilih Pak Ganjar,” lanjutnya.
Kata Mustar untuk Pilpres, Jawa Timur dinilai sebagai salah satu kunci pemenangan dan barometer politik nasional. Mengingat besarnya jumlah pemilih. “Kita minta tenaganya harus berlipat ganda,” tambah Mustar.
Lebih jauh, Mustar juga berbicara harapan Pospera terkait kandidat pendamping Ganjar nantinya. Dari kacamata Pospera, figur cawapres Ganjar diharapkan merupakan sosok muda pekerja keras, kreatif dan punya pandangan membangun Indonesia dan ekonomi. “Tapi soal nama biarkan itu urusan partai politik,” tegasnya.
Sementara itu, Syah Oktavia Presiduim Nasional Pena 98 menyampaikan, dalam memilih suatu pemimpin yang dilihat tidak hanya ide dan gagasannya.
BACA JUGA:
Khofifah, Jimat Muslimat NU dan King Maker Pilpres 2024
Namun, juga sosok yang bisa menjalankan Demokrasi dengan benar. Yakni, yang tidak mempermasalahkan sukunya, agamanya dan warna kulit.
“Maka kita harus memilih pemimpin yang benar-benar mampu mewujudkan hal tersebut. Dan, itu ada di sosok Ganjar Pranowo. Beliau tidak pernah terlibat dalam persoalan pelanggaran HAM masa lalu, tidak terlibat dalam dosa-dosa masa lalu. Ganjar Pranowo tidak pernah melakukan politik identitas,” pungkasnya. (tok/kun)






