Malang (beritajatim.com) – Pendaftaran UTBK-SNBT 2024 resmi berakhir pada Jumat (5/4/2024) lalu. Peserta akan melakukan SNBT di 74 lokasi pusat UTBK 2024 yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Universitas Negeri Malang (UM).
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni UM, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., mengaku kampusnya sudah siap menjadi tuan rumah pelaksanaan UTBK-SNBT 2024. Ia menghimbau dua hal pada sisws yang memilih UM sebagai pusat UTBK 2024.
Pertama, Prof Ibrahim berharap kepada siswa agar melakukan survei lokasi sebelum hari pelaksanaan. Kedua, saat hari pelaksanaan diharapkan peserta datang secara tidak bergerombol dan tidak mendekati waktu ujian.
“UM kan kampusnya besar, ada sekian puluh tempat. Saya himbau, paling lambat sehari sebelumnya melakukan survei untuk lokasinya sehingga saat hari h tinggal menuju gedung dan ruang test. Saat hari h datang sepagi mungkin datang ke tempat ujian, agar tidak terjadi macet dan tidak terlambat ujian,” ungkapnya Selasa, (16/4/2024).
Saat ini persiapan UM sebagai pusat UTBK 2024 sudah memasuki tahap akhir. Nantinya, UTBK di UM diselenggarakan dua sesi, pagi dan siang.
“Dari segi persiapan, komputer, genset, dan PLN, sudah kami buatkan surat tertulis. PLN supaya tidak ada pemadaman, semua pihak sudah kami kirimkan surat permohonan. Di internal, tinggal coaching petugas jelang hari H, yang lain sudah clear,” tegas Wakil Rektor 1 UM.
Terkait pengawas ujian UM telah memproporsionalkan dari tendik dan dosen sebesar 50% dosen, 50% tendik. Mereka yang ditunjuk memang sudah berpengalaman sebagai pengawas ujian dari tahun ke tahun.
“Saya berharap kepada para peserta agar datang sepagi mungkin, jangan menjadi satu saat kurang sejam, untuk mengurangi kemacetan. Selain itu, Kami sudah kirimkan ke pihak kepolisian, yang dapat berdampak pada peserta,” ungkapnya menutup.
Prof Ibrahim menyebut tahun 2024 ini peminat ke UM semakin tinggi karena pihaknya konsisten selalu menata kualitas. Semua prodi terus didorong meningkatkan kualitas dan mempromosikan. Promosi bukan hanya tugas humas, melainkan juga tugas masing prodi, departemen, dan fakultas.
“Tapi yang paling penting di UM adalah kualitas, kita akan terus menata berbagai hal ke depan. Baik kurikulum, pengajaran, maupun penulisan skripsi agar lulus tepat waktu,” katanya.

Kasubdit Seleksi UM, Dr. Rizky Firmansyah menyampaikan, UM menjadi pusat UTBK 2024 satu gelombang pada 30 April dan 2-7 Mei 2024. Dari data yang ada peserta yang tes UTBK di UM sekitar belasan ribu saja.
“Jadi untuk SNBT ini ada dua data, pendaftar ke UM dan yang tes di UM. Kalau data yang test di UM hanya belasan ribu, sehingga kita hanya satu gelombang saja, perhari ada dua sesi. Kalau pendaftar ke UM sudah sekitar 30 ribuan,” kata Rizky saat ditemui selepas acara halal bihalal di Graha Cakrawala UM. (dan/kun)






