Surabaya (beritajatim.com) – Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Jawa Timur pada tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data Pemilih pada Pilkada serentak 2024 akan melakukan pemantauan pelaksanaan Coklit yang dilakukan oleh Pantarlih.
“Bagi Masyarakat Jawa Timur agar menyiapkan data berupa KTP elektronik, kartu keluarga, biodata kependudukan atau identitas kependudukan digital (IKD) dan memberikan keterangan yang benar kepada Pantarlih. Hal ini untuk memastikan data Pemilih pada Pilkada 2024 di Jawa Timur diperoleh data pemilih yang akurat, komprehensif dan mutakhir,” kata Maulana Hasun SH MH Koordinator JPPR Jawa Timur, Selasa (25/6/2024).
Maulana menambahkan bagi masyarakat Jawa Timur yang rumahnya belum didatangi dan didata Pantarlih, dapat mengadukan pada posko pantau data Pemilih JPPR Jawa Timur. Nomer Kontak Pengaduan 081939127410.
Seperti diketahui coklit data pemilih akan dilakukan mulai 24 juni sampai dengan 24 Juli 2024 mendatang.
“Mari sukseskan Pilkada Serentak tahun 2024 di Provinsi Jawa Timur,” pungkas Maulana.
Tahapan Coklit Pilkada Jatim 2024 Dimulai
Terpisah Ketua KPU Jawa Timur, Aang Kunaifi, menjelaskan bahwa tahapan coklit untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024 telah dimulai sejak 24 Juni dan akan berlangsung hingga 24 Juli, selama 30 hari ke depan.
“Dalam tahapan ini, sebanyak 116 ribu petugas coklit akan mendatangi rumah-rumah warga di 38 kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur,” kata Aang.
Berdasarkan data pemilihan umum (Pemilu), diperkirakan jumlah pemilih pada Pilkada Jatim 2024 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November nanti mencapai sekitar 31 juta orang. KPU Jatim menargetkan agar para petugas coklit dapat melakukan coklit terhadap 1 juta pemilih per hari selama masa tugas sebulan. (ted)






