Jakarta (beritajatim.com) – Presiden RI Jokowi (Jokowi Widodo) menyampaikan pidato kenegaraan sidang tahunan MPR/DPR yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta. Pidato kenegaraan ini merupakan terakhir kalinya bagi Jokowi yang akan mengakhiri jabatannya pada Oktober 2024 mendatang.
Dalam pidatonya, Jokowi pun sempat menyinggung perihal transisi kepemimpinan dan harapan untuk Prabowo Subianto. “Kepada presiden terpilih, Bapak Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, tahun depan insyaAllah Bapak yang akan menyampaikan pidato kenegaraan,” kata Jokowi.
Jokowi mengatakan, dirinya akan menyerahkan estafet tongkat kepemimpinan kepada Prabowo saat pelantikan presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang. “Nanti pada tanggal 20 Oktober 2024 izinkan saya menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan ini kepada Bapak Prabowo Subianto,” kata Jokowi.
Mengakhiri pidato kenegaraannya, Jokowi menitipkan asa dan harapan untuk pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Dia berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat senantiasa diberi kemudahan serta kelancaran dalam memimpin bangsa ini.
Dia yakin, dengan semangat persatuan dan kerja sama yang ada saat ini, serta dengan keberlanjutan yang terjaga, Indonesia dapat menjadi negara yang kuat serta berdaulat. Indonesia, disebut Jokowi, akan mampu untuk melompat dan menggapai cita-cita Indonesia Emas di tahun 2045.
“Izinkan saya juga menyerahkan semua harapan dan cita-cita masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, dari pinggiran, dari daerah terluar, dari desa dan dari pusat-pusat kota kepada Bapak (Prabowo),” ujar Jokowi. [hen/suf]






