Sidoarjo (beritajatim.com) – Penerapan sistem belajar secara online selama pandemi Covid-19, sepertinya membawa dampak terhadap kesehatan mata, terutama usia anak-anak.
Banyak didapatkan anak-anak yang mengalami gangguan mata selama sekolah secara online kurang lebih selama dua tahun itu.
Kondisi anak-anak yang ada ini juga membuat prihatin PT Permata Graha Nusantara ( PGNMAS), anak perusahaan dari Sub Holding Gas Pertamina Gas Negara.
Dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), PGNMAS melakukan kegiatan pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata di wilayah Sidoarjo.
Kegiatan itu dilakukan di dua sekolah, yakni di SDN Bluru Kidul 2 dan SDN Sidoklumpuk Sidoarjo, Kedua lokasi sekolah tersebut tidak jauh dari kantor PGNMAS Sidoarjo.
Ratusan siswa dari dua sekolah itu mengikuti pemeriksaan ahli optik yang didatangkan PGNMAS selama 4 hari. Pemeriksaan dimulai tanggal 18 Oktober 2022 sampai dengan 21 Oktober 2022.
Selain pemeriksaan mata, PGNMAS juga membagikan kaca mata untuk anak-anak. Penyerahan seremonial berlangsung, Jumat ( 21/10/2022).
Turut hadir Dirut PGNMAS, Ivanna Laksmini Devi, yang secar langsung membagikan kaca mata kepada penerima bantuan.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak,” katanya melalui rilis yang diterima beritajatim.com Sabtu (22/10/2022).
Kepala Sekolah SDN Bluru Kidul 2, Menik menyatakan bersyukur anak didiknya mendapatkan perhatian dari PGNMAS berupa bantuan kaca mata.
Menurutnya, memang banyak murid yang mengeluhkan kesehatan mata, tetapi tidak ditindaklanjuti oleh keluarga siswa.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kesehatan-mata”]
Demikian juga di SDN Sidoklumpuk para siswa dan guru merasa terbantu dengan bantuan tersebut.
Sementara bagi anak penerima, respons pertama setelah mereka memakai kacamata cukup beragam. “Pak sekarang tulisannya lebih jelas,” aku salah satu siswa dengan gembira.
Selain bantuan pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata, PGNMAS juga memberikan bantuan sejumlah peralatan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah. (isa/ted)







