Gresik (beritajatim.com)- Capaian vaksinasi di Gresik sejauh ini sudah menyasar 796.335 orang, yakni 78,71 persen. Untuk vaksinasi sasaran lansia, sasaran di lapangan sudah habis. Kini petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dan vaksinator jesehatan menyisir ketertinggalan dengan sasaran para lansia.
Berdasarkan data dashboard, capaian vaksinasi lansia baru mencapai 54.507 orang atau 50,03 persen. Jumlah itu diambil dari total sasaran lansia yakni 108.954 orang.
Sementara itu, menurut catatan di lapangan, vaksinasi lansia itu sudah menyasar sekitar 90 ribu orang atau 83 persen. Hal itu dikarenakan input data sedikit mengalami gangguan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik dr Mukhibatul Khusna menuturkan, secara data terlapor capaian vaksinasi saat ini masih 50,03 persen. Hal ini karena sasaran lansia muncul beragam kendala. Selain permasalahan komorbid, scrining saat akan divaksin hingga enggan vaksinasi sering muncul.
“Kami terus gencar memberikan motivasi dan intervensi agar capaian vaksinasi lansia meningkat. Pasalnya, banyak lansia yang komorbid dan ada yang belum bersedia,” tuturnya, Selasa (16/11/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksinasi-gresik”]
Sementara, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gresik, Ummi Khoiroh mengatakan, sejauh ini petugas kesehatan terus menyisir ke desa-desa. Yakni untuk meningkatkan capaian tersebut. Namun dalam sehari, petugas kesehatan di puskesmas hanya mendapati satu atau dua lansia saja.
“Memang sudah banyak yang divaksin. Tinggal menyisir yang belum-belum itu. Contohnya kemarin karena komorbid, sekarang disisir lagi,” pungkasnya. (dny/ted)






