Gresik (beritajatim.com) – Perusahaan BUMN Petrokimia Gresik (PG) mengedukasi pelajar mengenai penyakit kanker melalui program ‘K3 Goes to School’. Sebagai anggota holding Pupuk Indonesia, PG menggelar kegiatan ini di empat SMK di Kabupaten Gresik.
Empat SMK yang menjadi sasaran program ini adalah SMK Semen, SMK Negeri 1 Cerme, SMK PGRI, dan SMK Negeri 1 Duduksampeyan Gresik. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar tentang bahaya kanker serta pentingnya gaya hidup sehat sejak dini.
Salah satu siswa SMK PGRI Gresik, Ibnu Hafiz (16), mengapresiasi program edukasi yang diselenggarakan oleh Petrokimia Gresik ini.
“Kegiatan K3 Goes to School sangat positif yang semula tidak tahu jadi tahu detail mengenai penyakit kanker sejak dini,” ujarnya, Sabtu (15/2/2025).
Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo, menegaskan bahwa pihaknya sangat peduli terhadap generasi muda, khususnya dalam membangun kesadaran akan kesehatan di kalangan pelajar.
“K3 Goes to School ini rangkaian dalam rangka Hari Kanker Sedunia. Isi temanya untuk mencetak generasi unggul bangsa dibutuhkan pemuda yang sehat. Sehingga, generasi penerus mampu berpikir inovatif dan agile dalam menghadapi tantangan,” tuturnya.
Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting untuk mencegah kanker. “Sebab, saat tubuh sakit, jangankan berpikir inovatif, melakukan kegiatan sehari-hari saja kesulitan,” tambahnya.
Materi terkait penyakit kanker disampaikan langsung oleh dr. Robitha dari Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG). Selama lebih dari satu jam, para siswa mendapatkan pemahaman tentang pola hidup sehat guna mencegah kanker.
“Kanker adalah penyakit yang serius dan kompleks, tetapi terdapat langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko terkena kanker melalui pola makan dan gaya hidup sehat. Dengan mengadopsi kebiasaan makanan yang seimbang dan gaya hidup yang aktif dapat memberikan perlindungan tambahan bagi kesehatan,” paparnya.
Selain edukasi kanker, K3 Goes to School juga memberikan materi tambahan terkait profesi K3, penanggulangan darurat, dan pemadaman api. Dengan adanya kegiatan ini, para pelajar mendapatkan pemahaman dasar mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. [dny/beq]






