Surabaya (beritajatim.com) — Sandika Pramana Putra (19) petinju asal Sidoarjo ini berhasil meraih kemenangan di ajang kejuaraan Ring Tarkam, Senin (13/5/2024) di Maspion Square Surabaya.
Kesuksesan Sandika memanh tidak diragukan, sebelum menjadi juara di Ring Tarkam, sebelumnya ia juga berhasil meraih medali emas di Porprov Jatim tahun 2022 lalu.
Sandika tampil perkasa di depan idolanya Chris Jon yang saat pertandingan menghadapi petinju dari Universitas Budi Utomo, Sendik Giantoro.Petinju yang berasal dari Bluru, Sidoarjo, itu terpilih sebagai yang terbaik dari 52 petinju kategori mahasiswa tersebut. Mereka berasal dari 22 universitas yang berbeda di Jatim.
‘’Kemenangan ini yang semakin membuat saya ingin suatu saat jadi petinju hebat dan juara dunia seperti Chris John,’’ sebut Sandika yang merupakan petinju hasil produk binaan sasana tinju Yon Arhanudse 8 BC Sidoarjo.
Gelar tersebut jadi hadiah baginya setelah memulai masa persiapan saat sebelum bulan Ramadhan lalu.
’’Selain disiplin dalam latihan, juga selalu mendengarkan instruksi pelatih,’’ imbuh petinju yang baru duduk di semester 2 jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu.
Berdasar dari latar belakang prestasinya, Sandika memang petinju berprestasi di Sidoarjo. Dua tahun lalu namanya tercatat sebagai salah satu atlet peraih emas bagi kota Delta tersebut dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022.
Saat itu Sandika sukses membawa pulang medali emas dari kelas 48 youth putra. Dia turut berpartisipasi di balik keberhasilan kontingen tinju Sidoarjo menyabet total 3 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu.
Selain Sandika yang jadi petinju pemenang untuk kategori mahasiswa, Bang Arik dan Bimbim Mafia Pentol yang jadi pemenang dalam tinju antar-influencer. Sementara, Roy Tua Manihuruk menjatuhkan petinju Thailand Wanphichit Siriphana pada kategori tinju internasional.
Roy Tua pun meluapkan kegembiraannya dengan mengucapkan terima kasihnya kepada ratusan penonton yang sudah memadati Maspion Square malam itu. ’’Sukses ini aku persembahkan bagi kalian semua arek-arek Suroboyo,’’ teriak Roy Tua. ’’Tidak lupa, salam hormat saya untuk sang legenda, Chris John,’’ tambah Roy Tua. [way/aje]






