Jombang (beritajatim.com) – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menghantam peternak sapi di Jombang, Jawa Timur. Para peternak mengalami kerugian besar akibat turunnya harga sapi dan kematian ternak yang tak terhindarkan. Salah satu daerah terdampak adalah Dusun Karangpakis, Desa Tanggungan, Kecamatan Gudo.
Sejak awal tahun 2025, anggota Kelompok Ternak Lembu Sejahtera terus berjuang untuk mencegah penyebaran PMK yang semakin meluas. Mukminin (62), salah satu anggota kelompok, mengaku ternaknya mulai terjangkit penyakit ini sekitar 10 hari lalu.
“Awalnya, satu sapi saya pincang dan nafsu makannya berkurang. Tak lama, penyakit ini menular ke sapi lain,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, Mukminin segera berkonsultasi dengan ketua kelompok dan petugas kesehatan hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Ia diberikan vitamin B dan antibiotik, serta secara rutin menyemprotkan disinfektan di kandang.
“Berkat perawatan intensif, sapi tersebut kini sudah bisa makan dan minum dengan baik. Namun demikian, kami tetap khawatir,” tambahnya.
Nasib serupa juga dialami Ahmad Khusairi (45), peternak lain yang tiga sapinya karena terjangkit PMK. Beruntung, setelah mendapat perawatan berupa suplemen dan obat-obatan, kondisi ternaknya mulai membaik.
“Gejala awalnya adalah kondisi sapi yang mengeluarkan air liur, demam, dan nafsu makan menurun. Setelah diberikan suplemen dan obat-obatan, Alhamdulillah sekarang sudah agak mendingan, sudah mau makan lagi,” jelasnya.
Ketua Kelompok Ternak Lembu Sejahtera, Ahmad Dimyati, menegaskan bahwa kebersihan kandang dan pemberian suplemen sangat penting untuk mencegah PMK.
“Kami sering memberikan vitamin B dan minuman empon-empon untuk merangsang nafsu makan. Vaksinasi dari dinas peternakan belum tersedia, jadi kami melakukan vaksinasi mandiri,” terangnya.
Dimyati juga mengungkapkan bahwa bagi ternak yang terindikasi PMK, mereka memberikan obat pereda nyeri dan suplemen untuk meningkatkan nafsu makan. “Jika ternak mau makan, insya Allah penyakit PMK bisa terkendali,” pungkasnya.
Dengan semangat dan kerja keras, Kelompok Ternak Lembu Sejahtera terus berupaya menjaga kesehatan ternak mereka agar tetap bertahan menghadapi serangan PMK. [suf]






