Gresik (beritajatim.com)- Petani tambak asal Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Syaifullah Mahdi, kembali menjadi juara bertahan kontes bandeng kawak tahun 2025.
Kontes yang digelar di ikon wisata Bandar Grisse itu dijejali ribuan masyarakat yang ingin melihat langsung bandeng kawak berukuran besar.
Dari hasil penilaian, ikan bandeng yang dibudidayakan oleh Syaifullah Mahdi memiliki berat 14,6 kilogram sehingga berhak menyabet juara pertama.
Sementara juara kedua disabet oleh Askin petani tambak asal Desa Pangkahwetan dengan berat 11,6 kilogram. Tempat ketiga disabet oleh Zainal Abidin petani tambak asal Desa Watugong, Kecamatan Bungah, Gresik, dengan berat 8 kilogram.
Syaifullah Mahdi petani tambak yang menyabet juara pertama mengatakan, untuk membudidayakan bandeng kawak ini. Dirinya membutuhkan waktu hampir 16 tahun. Dari budidaya itu, dipilih beberapa ikan bandeng yang berkualitas lalu dikembangkan lagi sampai tumbuh besar.
“Budidaya bandeng kawak gampang-gampang susah. Bila salah urus dan memelihara tidak bisa tumbuh besar,” katanya, Kamis (27/3/2025).
Masih menurut Syaifullah Mahdi, kontes bandeng kawak yang diikuti ini kesekian kalinya. Tahun lalu juga menyabet juara pertama.
“Setiap ada kontes bandeng kawak. Saya selalu ikut, dan tahun ini kembali menjadi juara pertama,” ungkapnya.
Diajang kontes bandeng kawak ini lanjut dia, dirinya satu desa mengirim dua peserta. Satu juara pertama dan juara kedua.
Kontes bandeng kawak banyak dinanti oleh masyarakat. Ratusan masyarakat Gresik sangat antuasias memadati area kontes bandeng kawak yang digelar di ikon wisata Bandar Grisse.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menuturkan, kontes ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga upaya melestarikan tradisi yang diwariskan Mbah Sunan Giri.
“Kontes bandeng kawak ini adalah bagian dari tradisi Mbah Sunan Giri yang harus kita jaga. Lebih dari itu, acara ini berdampak besar bagi peningkatan ekonomi perikanan berbasis budaya di Gresik. Kita ingin para petambak bandeng semakin sejahtera,” tuturnya.
Selain menggelar kontes bandeng kawak juga menghadirkan King Abdi, finalis MasterChef Indonesia yang menghadirkan berbagai kreasi olahan bandeng yang menggugah selera. Serta menginspirasi bagi masyarakat serta pelaku usaha kuliner.
Sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah setempat juga menyediakan ribuan porsi bandeng gratis bagi masyarakat yang hadir. Antusiasme warga sangat tinggi, terbukti dari banyaknya pengunjung yang berbondong-bondong menikmati sajian khas Gresik ini. dny






