Ngawi (beritajatim.com) – “Wah bagus banget, bisa jadi lokasi salah satu event G20, nih,” begitu kata Sandiaga Salahuddin Uno pada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat dia masuk ke lokasi Benteng Van Den Bosch Ngawi, Selasa (26/7/2022).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu terpukau saat melihat keindahan arsitektur benteng yang kini tengah direstorasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu.
Sandi pun ingin menjadikan Benteng Pendem sebagai salah satu lokasi event dari para peserta G20.

Jarak antara Bandara Adi Sumarmo Solo sampai ke benteng sekitar 45 menit. Dengan jarak tempuh sedekat itu, masih memungkinkan para peserta melihat-lihat dan menikmati keindahan Benteng Pendem Ngawi.
“Sangat memungkinkan, jaraknya hanya 45 menit dari Solo point to point, untuk rangkaian G20 event di Solo, International Wellness Tourism Conference and Festival (IWTCF) 2022. Pesertanya bisa kami ciptakan field trip ke Benteng Pendem,” kata Sandiaga usai melakukan dialog bersama pelaku UMKM Ngawi di Benteng Van Den Bosch, Selasa (26/7/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”benteng-pendem-ngawi”]
Sandi merujuk pada kajian dari Bupati Ngawi Ony yang hendak menggelar event batik dan Java Pop Dut. Pihaknya ingin memberikan dukungan. Dia menyebut bahwa penyanyi Denny Caknan yang asli Ngawi bisa jadi magnet agar event Java Pop Dut bisa terlaksana.
“Kalau kita bicara Coachela, kita bicara Djakarta Warehouse Project, untuk Ngawi bisa ada Ngawi Pop Dut Project,” kata Sandiaga Uno.

Kini Benteng Pendem masih dalam proses restorasi oleh PT Nindya Karya. Total proyek restorasi itu mencapai Rp 113,7 miliar. Kini progresnya sudah 90 persen dan diperkirakan selesai lebih cepat dari waktu kontrak yakni 26 bulan. (fiq/ted)







