Lamongan (beritajatim.com) – Puluhan tim Paskibra dari berbagai sekolah, saling beradu kemampuan dalam Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Sabda Bhirawa, yang digelar oleh SMA Wahid Hasyim Model Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Total lebih dari 35 tim perwakilan SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Lamongan dan sekitarnya, turut ambil bagian. Setiap peserta unjuk kemampuan baris-berbaris dengan formasi, aba-aba, dan yel-yel yang dikemas atraktif.
Panitia mendatangkan juri profesional dari dua provinsi, yaitu Kang Bahar (Jawa Barat) dan Kang Shandy (Jawa Timur). Keduanya merupakan purna Paskibraka yang sudah berpengalaman dalam pelatihan dan penjurian di berbagai daerah. Penilaian lomba mencakup aspek teknis seperti kekompakan gerakan, ketegasan komando, hingga kreativitas formasi.
Salah satu juri, Kang Bahar, menilai panitia kegiatan yang melibatkan siswa dari OSIS, ekstrakurikuler paskibra, hingga tim multimedia, cukup berhasil mengelola lomba secara profesional.
“Luar biasa sekali, karena pesertanya lumayan banyak, ada sekitar 35 lebih, tapi cepat selesainya. Panitia juga tidak bertele-tele, pesertanya juga bisa diajak kerja sama,” ujar Kang Bahar, Senin (16/6/2025).
Meski merupakan kegiatan perdana, LKBB Sabda Bhirawa 2025 menunjukkan bahwa SMA Wahid Hasyim Karanggeneng memiliki kapasitas manajerial kegiatan cukup matang.
Kepala Sekolah, Zakki Fuad, menyebut ajang ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan karakter, kedisiplinan dan kepemimpinan siswa, melalui ajang kompetisi.
“Kami ingin memberi ruang bagi siswa untuk berkembang, tidak hanya dalam akademik tapi juga kepemimpinan dan kedisiplinan,” ujarnya.
SMA Wahid Hasyim berencana menjadikan LKBB Sabda Bhirawa sebagai agenda tahunan. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimaknai sebagai sarana pembinaan generasi muda yang berkarakter dan tangguh. (fak/kun)






