Pamekasan (beritajatim.com) – Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Pamekasan menghimbau sekaligus meminta masyarakat agar tidak memasang pernak-pernik ‘Agustusan’ di dekat jaringan listrik.
Hal tersebut disampaikan seiring dengan dekatnya perayaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Republik Indonesia, di mana masyarakat mulai memasang beragam aksesoris Agustusan, mulai dari lampu hingga lampu hias.
“Kami mengimbau masyarakat, sekaligus mengusahakan memasang pernak-pernik ‘Agustusan’ dengan jarak aman minimal 2,5 meter dari utilitas PLN atau kabel PLN 20 KV yang merupakan jaringan SUTM,” kata Manajer ULP PLN Pamekasan, Agus Setyabudi, Selasa (1/8/2023).
Himbauan tersebut bukan tanpa alasan, sebab keberadaan umbul-umbul atau bahkan lampu hias berdekatan dengan kabel listrik, justru berpotensi pada gangguan aliran listrik yang berujung pemadaman.
“Jadi kami minta pemasangan umbul-umbul dan lampu hias harus memperhatikan jarak minimal 2,5 meter dari utilitas PLN, seperti tiang listrik dan jaringan listrik,” ungkapnya.
Tidak kalah penting, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang menggelar perlombaan seperti layang-layang, agar menghindari area jaringan PLN. “Karena yang pasti, hal ini bisa menjadi penyebab gangguan jaringan listrik,” jelasnya.
BACA JUGA:
5 Rekomendasi Halaqah Tembakau PCNU Pamekasan
“Status resiko tinggi atau emergency itu ketika mendekati jaringan STUM, sebab ketika itu terjadi yang sifatnya sebagai pengantar seperti pohon, layang-layang, bendera, umbul-umbul atau lainnya berisiko pada massa yang menjadi penyebab gangguan aliran listrik,” pungkasnya.
Untuk diketahui, saat ini sejumlah masyarakat khususnya di wilayah perkotaan Pamekasan, sudah mulai memasang beragam aksesoris ‘Agustusan’. Hal itu dilakukan dalam rangka menyambut perayaan HUT 78 RI yang secara serentak dimeriahkan pada 17 Agustus 2023 mendatang. [pin/but]






