Malang (beritajatim.com) – Mantan Manager Timnas Indonesia, I Gusti Kompyang Manila, hadir dalam acara doa bersama 100 Hari Korban Tragedi Kanjuruhan, Senin (9/1/2023) malam ini. Di hadapan ribuan warga, I Gusti Kompyang Manila berpesan, tim Arema harus tetap hidup.
Kompyang Manila adalah mantan Manager Timnas Indonesia tahun 1991. Ia hadir bersama mantan Kapten Timnas Ferril Raymond Hattu, dalam acara doa bersama dengan para keluarga korban dan Aremania di halaman Stadion Kanjuruhan.
“Arema harus tetap hidup. Pendukungnya, pemainnya, semangatnya harus tetap ada. Seperti yang dilakukan teman kita, saudara kita yang 100 hari lalu mendahului kita,” ungkap Kompyang Manila.
Doa bersama, juga dihadiri oleh Dahlan Iskan, pemerhati sepakbola asal Magetan, Jawa Timur. Dahlan mengatakan bahwa peristiwa Tragedi Kanjuruhan sangat mengejutkan dirinya.
“Saya saat itu nonton sepakbola (Arema FC vs Persebaya Surabaya). Namun setelah itu nonton Liverpool, kemudian tidur. Baru tahu pagi harinya, peristiwa itu sangat menyedihkan dan mengejutkan saya,” terang Dahlan Iskan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
Ia juga mengapresiasi langkah Aremania dalam menuntut keadilan dan mengenang peristiwa Tragedi Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober 2022 lalu. Harapannya apa yang diinginkan oleh Aremania dan keluarga korban bisa segera terwujud.
Sementara itu, acara doa bersama dihadiri ratusan Aremania dan para keluarga korban. Hadir dalam acara itu Forkopimda Kabupaten Malang serta manajemen, pelatih dan seluruh pemain Arema FC.
Selain pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin KH. Romo Ahmad Soeroso, kegiatan juga diselingi dengan santunan terhadap keluarga korban. Sekaligus Trailer Film Dokumenter berjudul The Last Message (pesan terakhir).
“Acara ini digagas oleh Aremania. Melalui doa bersama ini untuk mendoakan teman-teman atau saudara kita yang meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan. Sekaligus berharap keadilan yang selama ini diharapkan oleh Aremania dan keluarga korban bisa terwujud,” papar Waluyo Achadi salah satu panitia kegiatan. [yog/beq]






