Surabaya (beritajatim.com)– Pernah merasa sudah sangat kenyang setelah makan besar, tapi tiba-tiba tetap tergoda saat melihat es krim? Rasa penuh di perut seketika hilang, dan selalu ada ruang untuk satu atau dua skup pencuci mulut.
Fenomena ini ternyata cukup umum. Di Jepang, kondisi ini bahkan punya istilah khusus, yaitu betsubara, yang berarti “perut terpisah”. Meski secara medis manusia hanya punya satu lambung, ada penjelasan ilmiah mengapa makanan manis seperti es krim tetap terasa muat meski kita sudah kenyang.
Lidah Jenuh, Rasa Manis Jadi Pemicu Baru
Salah satu penyebabnya adalah kondisi yang disebut sensory-specific satiety, yaitu kejenuhan terhadap rasa tertentu. Saat anda makan makanan gurih atau asin dalam jumlah banyak, lidah dan indra penciuman akan merasa jenuh. Otak pun memberi sinyal untuk berhenti makan.
Namun, kejenuhan ini tidak berlaku untuk semua jenis makanan. Ketika muncul rasa manis dan segar dari es krim, otak menganggapnya sebagai pengalaman baru. Hal ini membuat nafsu makan kembali muncul, meskipun sebelumnya anda sudah merasa kenyang.
Otak Bisa Mengabaikan Rasa Kenyang
Fenomena ini juga melibatkan cara kerja otak. Di dalam otak terdapat sel saraf yang berfungsi memberi sinyal kenyang. Namun, saat tubuh mendeteksi gula, sel ini justru melepaskan zat kimia yang menimbulkan rasa senang.
Akibatnya, sinyal kenyang bisa terabaikan sementara. Otak lebih fokus pada rasa nyaman dari makanan manis, sehingga muncul keinginan untuk terus makan, terutama ketika melihat atau mencium aroma dessert.
Naluri Tubuh dan Lambung yang Bisa Menyesuaikan
Selain dipengaruhi lidah dan otak, tubuh juga punya peran dalam fenomena ini. Secara alami, manusia cenderung menyukai makanan manis karena sejak dulu gula menjadi sumber energi yang penting untuk bertahan hidup.
Di sisi lain, lambung bukan organ yang kaku. Lambung bisa menyesuaikan dan sedikit meregang untuk menampung makanan tambahan, terutama jika teksturnya lembut seperti es krim. Proses ini terjadi tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman yang berlebihan.
Kondisi inilah yang membuat makanan manis terasa masih muat, meskipun sebelumnya anda sudah merasa kenyang karena makan besar. Tak heran jika es krim atau dessert lain sering kali tetap menggoda, bahkan di akhir makan. [Meychel Salsabyla]






