Malang (beritajatim.com) – Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang berencana mengembangkan sekaligus menambah layanan Sambungan Rumah (SR) air bersih pada akhir 2025 hingga 2026 mendatang. Program ini ditargetkan untuk memperluas jangkauan air bersih, terutama di kawasan pemukiman baru.
Direktur Teknik Perumda Tirta Kanjuruhan, Haris Fadilah, mengatakan salah satu wilayah yang menjadi fokus adalah Kecamatan Pakisaji, dengan alasan adanya pembangunan perumahan baru skala besar. “Pengembang di Pakisaji untuk smart city, ada sekitar 1.000 rumah, nanti kan ada cluster-cluster, nanti kita aliri semua,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Haris menjelaskan, pengembangan SR ini direncanakan mulai Oktober 2025 jika tidak ada kendala. Anggaran pembangunan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). “Jadi kalau yang ini Rp61 miliar, Insha Allah sesuai term schedule bulan 10 selesai,” tegasnya.
Anggaran Rp61 miliar tersebut akan digunakan untuk pengembangan SR di wilayah Kepanjen bagian Utara, Ngajum, serta sebagian wilayah Pakisaji. Sementara untuk pembangunan jaringan di kawasan smart city Pakisaji, dibutuhkan dana tambahan sebesar Rp2 miliar.
“Jadi, Insha Allah tahun ini akan dibangun. Yang dibangun dengan anggaran 61 miliar itu,” pungkas Haris. [yog/ian]






