Tuban (beritajatim.com) – Perumda Air Minum Tirta Lestari telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemkab Tuban sekitar Rp 7 Miliar terhitung sejak tahun 2022.
Salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini setiap tahun rutin menyetorkan PAD untuk Pemerintah, menurut Direktur Perumda Air Minum Tirta Lestari, tahun 2023 ada kemungkinan meningkat dalam penyetoran tersebut. “Tahun lalu kami mampu menyetorkan PAD sekitar Rp 7 miliar, dan tahun ini meningkat minimal menjadi Rp 7,2 miliar,” ujar Slamet Riyadi. Rabu (07/06/2023).
Menurutnya, kenaikan penyetoran PAD disebabkan laba per tahun yang selalu meningkat. Pada tahun 2021 laba bersih sekitar Rp 12,1 miliar dan pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp 12,4 miliar. “Dari 55 persen laba bersih itulah yang disetorkan ke PAD,” terang Slamet Riyadi.
Tak hanya itu, permintaan sambungan air juga dari tahun 2022 per 31 Desember ada 45.108 sambungan aktif, sedangkan di tahun 2023 bulan Mei sudah ada 508 sambungan. “Faktornya ada pelanggan baru mayoritas karena ada hunian – hunian baru, pengembangan perumahan, sebagian juga rumah tangga baru,” ucapnya.
Ia berharap, adanya hubungan baik yang terjalin antara masyarakat dan Perumda. Sehingga, kepuasan pelanggan sangat diprioritaskan. Oleh karenanya, tidak ada tunggakan dari masyarakat yang cukup signifikan. “Kepatuhan pelanggan mencapai 98,46 persen, artinya tidak ada tunggakan dari masyarakat, kemauan untuk membayar sangat bagus,” pungkasnya. [ayu/kun]
BACA JUGA:
![Perumda Air Minum Tirta Lestari Tuban Setorkan PAD Sebesar Rp 7 Miliar Direktur Perumda Air Minum Tirta Lestari Tuban, Slamet Riyadi. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/06/image-5_11zon-1024x683.jpg)





