Surabaya (beritajatim.com) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau pemudik untuk membayar BBM secara non tunai di SPBU. Hal ini untuk menambah kenyamanan konsumen dan memangkas antrian di SPBU selama arus balik.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, seluruh SPBU Jalur Utama Baik Tol mapun Non Tol sangat siap dengan metode pembayaran non tunai. Salah satu metode pembayaran nontunai adalah menggunakan aplikasi MyPertamina yang telah terkoneksi dengan beragam e-wallet seperti GoPay, OVO dan Link Aja, serta Bank Himbara seperti BNI, BRI dan Mandiri.
“Beragam promo menarik kami sediakan didalam aplikasi tersebut, yang tentunya membuat pembelian BBM jadi lebih hemat apalagi untuk kebutuhan volume pengisian BBM pemudik yang cukup besar, harapannya ini bisa membantu. Saat ini tersedia Cashback untuk e-wallet OVO 8% dan Link Aja 5%,” tambah Ahad.
Bramantyo, salah satu pemudik yang ditemui di salah satu SPBU di Manyar Surabaya, mengaku bahwa dirinya sudah terbiasa menggunakan aplikasi MyPertamina untuk membayar BBM. Menurutnya, transaksi non tunai lebih praktis dan tidak perlu repot mengantri lama.
“Kita kan transaksi BBM ini sering ya, nah dengan pakai MyPertamina sebetulnya dapat untung karna dengan tidak menambah uang kita dapat poin yang bisa ditukarkan hadiah menarik,” tuturnya.
Senada dengan Bramantyo, Ratih, pemudik lainnya, mengaku bahwa dirinya juga lebih memilih untuk membayar BBM secara non tunai. Menurutnya, hal ini lebih higienis dan juga dapat mengurangi kontak fisik.
“Saya kira semua masyarakat sudah biasa pakai GoPay, OVO atau QRIS, jadi seperti saya transaksi BBM selalu pakai MyPertamina karna terkoneksi dengan semua e-wallet saya jadi musim liburan begini bantu biar antrian tidak bertambah panjang,” tutur wanita yang berprofesi sebagai karyawati Bank ini.
Saat ini di Jatimbalinus rata-rata transaksi harian menggunakan aplikasi MyPertamina mencapai 2500 transaksi lebih per hari, sedangkan nominal transaksi mencapai 500 – 600 Juta per harinya. “Kami berterimakasih kepada masyarakat yang telah bertransaksi secara non-tunai. Angka tersebut menunjukkan sebetulnya literasi digital masyarakat sudah sangat tinggi, sebenarnya untuk pembiasaan bisa dimulai dari penerapan sehari-hari di SPBU,” pungkas Ahad.
Informasi lebih lanjut seputar layanan pertamina siaga dan aplikasi MyPertamina dapat diakses melalui akun resmi social media @pertaminapatraniaga dan call center Pertamina 135.[rea]






