Madrid (beritajatim.com) – Second leg 16 besar Liga Champions antara Real Madrid dan Atletico memang telah terjadi 13 Maret lalu. Tetapi, sensasinya masih terasa hingga sekarang.
Bukan sekadar tentang kontroversi dianulirnya eksekusi penalti striker Julian Alvarez. Melainkan bonus yang diterima pemain Real dari laga yang dimainkan di Riyadh Air Metropolitano, Madrid, tersebut.
Dilansir COPE, setiap penggawa Los Merengues mendapat EUR250 ribu (Rp4,45 miliar) pasca menang adu penalti 4-2 atas Atletico. Bonus tersebut merupakan inisiatif dari presiden Florentino Perez dan tidak direncanakan sebelumnya.
“Sebenarnya, kami ingin menyelesaikan laga itu tanpa harus adu penalti. Tetapi, itulah yang terjadi. Itu sangat menegangkan,” papar entrenador Real Carlo Ancelotti.
Bonus “kejutan” dari Perez tersebut diyakini baru awal. Sebab, Real masih berpeluang memenangi treble winners musim ini. Di LaLiga, mereka menempel ketat rival abadi FC Barcelona di pucuk klasemen dengan sama-sama mengumpulkan 60 poin. Di Copa del Rey, Real juga berpeluang lolos final lantaran menang 1-0 dari Real Sociedad pada first leg semifinal. Di Liga Champions, mereka akan melawa Arsenal di perempat final.
Bahkan, bonus bagi Luka Modric dkk bakal semakin besar lantaran Juni mendatang mereka berpartisipasi di Piala Dunia Antarklub yang mengusung format baru. Tim juara bahkan bisa mendapat hadiah maksimal USD125 juta (Rp2 triliun). (dio/ian)






