Ponorogo (beritajatim.com) – Netralitas TNI dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 terus digaungkan oleh Kodim 0802 Ponorogo. Sosialisasi ini tidak hanya kepada prajurit, namun juga kepada anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVI Kodim Ponorogo.
Bertempat di Gedung Pamungkas Kodim, puluhan anggota Persit dari koramil jajaran dan Makodim 0802 Ponorogo itu, mendapatkan materi tentang netralitas TNI, dari Kasdim 0802 Ponorogo, Mayor Inf Misirin. Dengan sosialisasi yang dilakukan ini, membuktikan bahwa Kodim 0802 Ponorogo aktif memastikan netralitas TNI untuk mensukseskan Pemilu 2024.
Komandan Kodim (Dandim) 0802 Ponorogo, Letkol Inf Hirta Juni Adriansyah menegaskan bahwa netralitas TNI adalah prinsip yang tak tergoyahkan. Bagi anggota Persit, sebagai pendamping prajurit, mendukung netralitas TNI juga merupakan tanggung jawab.
“Bagi prajurit Kodim 0802Ponorogo, netralitas adalah harga mati. Sedangkan anggota Persit, terutama yang tidak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, juga harus mematuhi hak, kewajiban, dan aturan yang berlaku,” ungkap Dandim 0802 Ponorogo, Jumat (25/01/2024).
Dalam konteks hak politik, Letkol Inf Hirta Juni menjelaskan bahwa anggota Persit memiliki kebebasan politik. Namun tetap harus mematuhi aturan yang berlaku. Mereka yang tidak mencalonkan diri dalam Pileg atau Pilkada, diharapkan tidak terlibat langsung dalam kegiatan kampanye. Hal ini dianggap sebagai kontribusi positif Persit untuk mendukung keberhasilan TNI dalam mensukseskan Pemilu 2024.
“Anggota Persit harus mematuhi aturan yang berlaku. Mereka yang tidak mencalonkan diri dalam Pileg atau Pilkada, diharapkan tidak terlibat langsung dalam kegiatan kampanye,” pungkasnya. (end/kun)






