Gresik (beritajatim.com) – Persik Kediri dan Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 dalam pekan ke-12 Super League 2025/2026 pada Jumat (7/11/2025) malam di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik. Persebaya bermain dengan sepuluh orang di laga ini menyusul kartu merah Francisco Rivera pada menit ke-76.
Babak Pertama
Meski bermain di tempat netral, Persik bertindak sebagai tuan rumah dalam laga ini. Meski demikian, justru Persebaya tampil agresif pada awal babak pertama. Mereka lebih aktif menyerang sepanjang 15 menit awal babak pertama.
Peluang hadir untuk Persebaya pada menit ke-25. Sayang tendangan bebas Gali Freitas dari sisi kiri pertahanan Persik, gagal disambut penggawa Bajul Ijo.
Francisco Rivera menjadi pemain Persebaya paling menonjol sepanjang 30 menit awal babak pertama. Berulang kali serangan Bajul Ijo dimulai dari kaki gelandang asal Meksiko tersebut
Kans Persik hadir lewat aksi Jose Enrique pada menit ke-33. Bola tembakannya sempat menyentuh tangan bek Persebaya. Namun wasit tidak memberi penalti karena Jose Enrique sudah dalam posisi offside.
Serangan bertubi-tubi Persebaya kembali hadir pada menit ke-36, ketika dua sepakan keras dilepaskan Toni Firmansyah dan Gali Freitas. Sayang tak satu pun yang menjadi gol.
Pertarungan kedua tim berlangsung sangat ketat sepanjang babak pertandingan ini. Tercatat tiga kartu kuning dikeluarkan oleh wasit. Dua di antaranya pemain Persik, yaitu Kiko dan Bayu Otto. Sedangkan satu kartu kuning diberikan untuk kapten tim Persebaya Bruno Moreira.
Tak ada gol yang tercipta sepanjang babak pertama ini. Skor 0-0 menutup jeda pertandingan.
Babak Kedua
Persik Kediri membuka babak kedua dengan kesempatan emas Imanol Garcia pada menit ke-51. Sayang bola berhasil ditepis oleh Andhika Ramadhani.
Persebaya unggul 1-0 berkat gol Arief Catur Pamungkas pada menit ke-53. Berawal dari umpan lambung Dejan Tumbang, bola disambut sundulan Gali Freitas. Namun bola berhasil ditepis kiper Persik Leo Navacchio. Bola muntah langsung disambar Catur dan berbuah gol untuk Bajul Ijo.
Kebobolan satu gol membuat Persik seakan bangun dari tidurnya. Macan Putih berhasil menyamakan kedudukan melalui Jose Enrique pada menit ke-63. Memanfaatkan assist Ezra Walian, sundulan Enrique membuat Andhika tidak berkutik. Skor menjadi imbang 1-1.
Berawal dari serangan balik, Persebaya mendapatkan dua momentum untuk mencetak gol pada menit ke-70. Sayangnya, Gali Freitas dan Mihailo Perovic terlalu lama untuk mengeksekusi bola.
Persik meresponsnya dengan tembakan on target Mihailo Perovic pada menit ke-72. Sayang sepakannya berhasil ditepis kiper Persebaya, Andhika Ramadhani.
Persebaya harus kehilangan Francisco Rivera setelah mendapatkan kartu merah pada menit ke-76. Berdasarkan pengecekan VAR, gelandang asal Meksiko itu dinilai melanggar Yusuf Meilana.
Kehilangan satu gelandang membuat Persebaya harus mengorbankan lini serang. Mereka bermain tanpa striker murni setelah Mihailo Perovic digantikan Malik Risaldi menit ke-78.
Dime Dimov sempat mendapatkan peluang pada menit ke-82. Akan tetapi peluangnya bisa diamankan penjaga gawang Persik, Leo Navacchio.
Tak hanya Malik Risaldi, Persebaya juga memasukkan striker Rizky Dwi Pangestu menggantikan Gali Freitas pada menit ke-89. Kehadiran dua pemain lokal itu diharapkan bisa memberi gol untuk Persebaya pada menit-menit akhir.
Risky Dwi memberi ancaman ke gawang Persik lewat crossing-nya kepada Bruno Moreira pada menit ke-90+2. Sayang Bruno gagal mengonversi bola menjadi gol. Beberapa detik kemudian, Persik meresponsnya dari peluang Telmo Castanheira. Namun bola berhasil digagalkan Andhika Ramadhani.
Risky Dwi kembali mengancam gawang Persik pada menit ke-90+4. Kali ini tembakannya membentur tiang gawang. Skor 1-1 mengakhiri pertandingan Jumat malam ini. (faw/ian)






