Pamekasan (beritajatim.com) – Persepam Pamekasan, tampil sebagai juara Liga 4 bertajuk Piala Gubernur Jatim 2025-2026, pasca mengalahkan Pasuruan United 5-3 melalui eksekusi penalti pada laga grand final di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (15/2/2026).
Tampil di hadapan 5.975 pasang mata yang memadati tribun Gelora Rato Pemelingan, Laskar Ronggosukowati tampil agresif sejak wasit meniup kick off. Beberapa peluang mampu mereka torehkan sejak menit awal pertandingan.
Namun Pasuruan United tidak mau kalah, mereka meladeni permainan cepat yang diperagakan tim tuan rumah, bahkan mereka juga mampu merepotkan barisan pertahanan Persepam dan membuat tim tuan rumah harus bekerja ekstra.
Jual beli serangan diperagakan kedua tim sejak menit awal pertandingan, beberapa peluang mampu diciptakan kedua tim untuk merubah skor. Namun barisan pertahanan masing-masing tim terbilang solid dan relatif sulit ditembus penyerang kedua kesebelasan.
Memasuki menit 35′, Persepam berhasil unggul 1-0 dari Pasuruan United berkat gol yang dicetak Selamat Wahyudi. Gol tersebut melaju pelan ke tiang sempit dan gagal diamankan kiper Pasuruan Mukhammad Nurchaqiqi. Gol tersebut bertahan hingga 45′ menit interval pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, giliran Pasuruan United memulai inisiatif serangan dan menekan barisan pertahanan tuan rumah. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengejar gol di tengah tekanan mental yang dialami karena berlaga di markas lawan.
Memasuki menit 54′, Pasuruan United mampu menyamakan skor 1-1 berkat gol cantik Ricko Hardiansyah melalui eksekusi bola mati. Gol tersebut sekaligus meredam riuh superter tuan rumah yang sepanjang laga tanpa henti mendukung tim kesayangan.
Gol tersebut membuat laga berlangsung semakin menarik, kedua tim kembali mencoba membongkar barisan pertahanan lawan masing-masing. Namun di sepanjang laga tersebut, Pasuruan United tampil dominan dibanding Persepam, dan laga berakhir imbang 1-1 dan berlanjut pada adu penalti.
Pada babak tos-tosan, penendang pertama Persepam berhasil membobol gawang lawan. Sementara penendang pertama Pasuruan United digagalkan kiper Persepam, Arifin Setyadi. Bahkan ia juga berhasil mencetak gol model penalti Panenka dan membuat kepercayaan diri pemain semakin meningkat, pada akhirnya Persepak berhasil menang 5-3 dari Pasuruan United. [pin/but]






