Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan bakal menantang Persiku Kudus, di Stadion Sriwedari, Solo, dalam lanjutan putaran ketiga Championship, Sabtu (21/2/2026).
Pelatih Persela, Bima Sakti, memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur, untuk menjalani pertandingan pertama di bulan Ramadan.
“Ini pertandingan pertama di bulan Ramadan. Semua pemain dalam kondisi siap dan fit, tidak ada yang cedera. Kami berharap pertandingan berjalan lancar dan target kami tentu meraih kemenangan,” kata Bima, dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Jumat (20/2/2026).
Menurut Bima, Persela sedikit diuntungkan, karena laga ini digelar di Solo, yang notabene bukan kandang Persiku. Selain itu, lga ini juga digelar tanpa penonton, sehingga tidak ada tekanan dari pendukung rumah.
“Kalau main di Kudus tentu atmosfernya berbeda. Besok bisa dibilang kiya sama-sama away dan tanpa penonton. Artinya kami harus tetap fokus, menjunjung tinggi fair play dan sportivitas,” tambahnya.
Di atas kertas, Laskar Joko Tingkir lebih diunggulkan. Sebab dalam dua pertemuan sebelumnya, Persela mampu menundukkan Persiku degan skor 2-1 di Stadion Surajaya Lamongan, dan bermain imbang 1-1 di Stadion Wergu Wetan, Kudus.
Selain itu, posisi Persela di papan klasemen Grup 2 juga lebih baik, berjarak 14 poin dari Persiku yang menempati peringkat 7, atau satu strip di bawah Persela.
Namun, Bima menegaskan timnya tidak ingin terlena dengan jarak poin tersebut. Juru taktik kelahiran Balikpapan itu menilai Laskar Muria tetap berbahaya, apalagi setelah melakukan penambahan sejumlah pemain baru.
“Kami tidak memikirkan jarak poin. Kami ingin memperbaiki posisi di klasemen dan tetap respek kepada Persiku. Mereka juga berjuang keluar dari zona bawah, dan dengan tambahan beberapa pemain, tentu harus jadi perhatian khusus bagi kami,” tegasnya.
Lebih lanjut Bima menyampaikan, posisi di papan klasemen dan catatan positif dalam dua pertemuan sebelumnya, tidak menjamin Persela akan menaklukkan Persiku dengan mudah.
“Yang paling penting besok semua siap dan memberikan yang terbaik. Hasil sebelumnya jadi motivasi saja. Kami harus tetap kerja keras untuk bisa mendapatkan poin,” pungkasnya. (fak/ian)






