Surabaya (beritajatim.com) – Caretaker Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, mengaku kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC pada laga yang berlangsung Jumat (28/11/2025) di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung.
Uston menilai para pemain sudah berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Namun, konsentrasi yang menurun pada menit akhir membuat Bajol Ijo kecolongan gol penyama kedudukan di masa tambahan waktu.
“Ya pertama kita tetap bersyukur karena pemain sudah mengeluarkan tenaga meskipun kita kecewa karena di akhir menit kita kebobolan yang menjadikan hasil pertandingan ini seri,” ungkap Uston.
Pertandingan sendiri berjalan dengan intensitas tinggi. Pada babak pertama, Persebaya lebih banyak tertekan oleh serangan Bhayangkara FC. Memasuki babak kedua, tim tamu tampil lebih agresif. Dua peluang berbahaya diciptakan Bruno Moreira yang memaksa lini belakang Bhayangkara bekerja keras.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-82. Bhayangkara FC melakukan kesalahan antisipasi yang berujung gol bunuh diri Aqil Saviq setelah bola halauan rekannya justru memantul ke gawang sendiri. Persebaya unggul 1-0.
Namun drama terjadi pada menit-menit akhir. Ketika waktu normal menyisakan tiga menit, Bhayangkara FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan Dendy Sulistyawan pada menit 90+8. Gol tersebut memastikan kedua tim harus berbagi poin hingga laga berakhir. (way/but)






