Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya sudah dua kali melayangkan surat permohonan kepada PT LIB untuk melakukan peninjauan kembali venue pertandingan turnamem pra musim 2022 yang digelar di Bandung.
Surat resmi kepada PT LIB dikirimkan pada 31 Mei 2022, yakni terkait keamanan atau kamtibmas. Manajemen khawatir akan ada potensi penumpukan massa. Terutama, ketika GreenForce bakal berhadapan dengan Maung Bandung. Dua kubu suporter punya kedekatan emosional yang rekat.
Yahya mengaku, pihaknya sudah mencantunkan opsi terkait alasan tersebut, yakni pertandingan dimainkan di Surabaya atau venue dipindahkan di luar Bandung.
“Setelah kami pelajari samgat rawan sekali, terutama di tanggal 17 Juni itu akan terjadi penumpukan massa menurut saya. Sudah kami pelajari,” kata Manajer Persebaya Yahya Alkhatiri, Minggu (5/6/2022).
Di samping itu, pada 18 Juni juga bertepatan dengan hari jadi Persebaya Surabaya. Hal tersebut juga menjadi pertimbangan pihaknya agar aspek keamanan ditinjau ulang.
“Karena, itu bertepatan tanggal 18-nya ulang tahun Persebaya dan 17-nya menurut jadwal kami akan melawan Persib,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Sebagai antisipasi mobilisasi suporter berangkat ke Bandung, pihaknya meminta agar para pendukung tim bisa menahan diri.
Di sisi lain, Yahya mengaku bakal menjalani koordinasi dengan Pemkot Surabaya dan Polrestabes terkait acara hari jadi Persebaya, pada 18 Juni 2022.
“Kami akan koordinasi dengan Pemkot dan Polretabes untuk mengadakan rangakaian acara HUT, ulang tahun Persebaya di Surabaya,” jelasnya. [way/but]






